Pemkab Asing dan Pengunjuk Rasa Sepakat Penyelesaian Lahan Transmigrasi ke Dewan

Rabu, 04/12/2019 - 01:27
Pihak Pemkab Aceh Singkil saat melakukan mediasi musyawarah dengan perwakilan masa eks tranmigrasi.
Pihak Pemkab Aceh Singkil saat melakukan mediasi musyawarah dengan perwakilan masa eks tranmigrasi.

Klikwarta.com, Aceh Singkil - Akhirnya pihak Pemkab Aceh Singkil bersama dengan perwakilan kelompok masyarakat eks transmigrasi sepakat akan melanjutkan penyelesaian permasalahan lahan mereka dengan PT.Nafasindo ke DPRK setempat.

Kesepakatan itu, tertuang dalam berita acara hasil musyawarah mediasi yang dipimpin Asisten II Setdakab Aceh Singkil, Ir.Muzni, selaku nota dinas Sekda, didampingi Asisten I, Junaidi, Kadis Pertanahan Ahmad, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jaruddin, Kabag Hukum, bersama perwakilan pengunjuk rasa masyarakat exs transmigrasi, sekira pukul 16.30 wib, Senin sore (2/12/2019).

Dalam berita acara tersebut disepakati, untuk menindaklanjuti lahan masyarakat eks transmigrasi dan mekanisme penyerahannya, Pemkab Aceh Singkil akan memgadakan rapat bersama Komisi I dan Komisi II DPRK setempat dengan mengikut sertakan perwakilan masyarakat eks transmigrasi.

Sesuai dari hasil kesepakatan dalam musyawarah antara pihak Pemkab Aceh Singkil bersama masyarakat eks transmigrasi, rapat bersama pihak DPRK, akan dijadwalkan Senin (9/12/2019) mendatang.

Sebelumnya saat melakukan aksi unjuk rasa didepan Kantor Bupati Aceh Singkil, Masyarakat eks transmigrasi mendesak agar pihak Pemkab segera menyelesaikan permasalahan lahan mereka yang dituding  sudah puluhan tahun digarap oleh perusahaan perkebunan PT.Nafasindo.

Masa juga menuding Pemkab Aceh Singkil dibawah kepemimpinan Bupati Dulmusrid sudah melakukan pembohongan kepada warga.

Karena, dari beberapa kali dibuatnya kesepakatan perjanjian penyelesaian lahan tersebut hingga kini hal itu tak kunjung terselesaikan.

Awalnya, saat melakukan aksi demo masa yang terdiri dari Wanita dan Laki-Laki dewasa sekaligus membawa keluarga dan anaknya yang masih kecil mengancam akan menduduki bermalam di Kantor Bupati Aceh Singkil. Apabila dalam aksi tersebut tidak ada  suatu jawaban kepastian penyelesaian.

Namun, setelah dilakukannya mediasi musyawarah bersama pihak Pemkab Aceh Singkil dan mendapatkan suatu kesimpulan, masa yang datang menggunakan truk, kenderaan roda empat, dan dua, akhirnya sekitar pukul 18.00 wib, membubarkan diri secara tertib.(ESi)

a

TMMD

 

Related News