Banggar DPRD Kabupaten Blitar Sampaikan Hasil Pembahasannya Soal APBD-P 2022

Kamis, 15/09/2022 - 08:49
Jubir Banggar DPRD Kabupaten Blitar Sugeng Suroso Bacakan Hasil Pembahasannya terkait Raperda APBD-P Tahun Anggaran 2022 (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)
Jubir Banggar DPRD Kabupaten Blitar Sugeng Suroso Bacakan Hasil Pembahasannya terkait Raperda APBD-P Tahun Anggaran 2022 (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menyampaikan hasil pembahasannya terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) tahun anggaran 2022.

Penyampaian laporan hasil pembahasan Raperda APBD-P tahun anggaran 2022 oleh Banggar ini dilakukan di dalam forum rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Banggar terhadap Hasil Pembahasan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 dilanjutkan dengan Persetujuan dan Penetapan Raperda BUMD menjadi Perda BUMD Kabupaten Blitar, Rabu (14/9/2022) malam, di ruang Graha Paripurna kantor DPRD Kabupaten Blitar.

Bupati Blitar Rini Syarifah, Sekda Kabupaten Blitar Izul Marom, jajaran Forkopimda, 35 anggota DPRD yang hadir, hingga sejumlah perwakilan OPD nampak hadir dan mengikuti rapat paripurna tersebut. 

Juru Bicara (Jubir) Banggar DPRD Kabupaten Blitar Sugeng Suroso menjelaskan, penyampaian hasil pembahasan Raperda APBD-P tahun ini oleh Banggar untuk memberikan rekomendasi kepada pimpinan DPRD sebelum memberikan penolakan atau persetujuan pengesahan terhadap Raperda APBD-P Kabupaten Blitar tahun 2022.

"Keterbatasan waktu dan kewenangan yang dimiliki DPRD, sasaran pembahasan Raperda APBD-P tahun ini sebatas menanyakan dasar pemikiran atau latar belakang lembaga unit kerja yang mengajukan anggaran dalam Perubahan Anggaran dan Keuangan APBD Tahun 2022," jelas Sugeng.

Diuraikannya, Banggar DPRD Kabupaten Blitar juga membahas optimalisasi peningkatan pendapatan daerah dalam Perubahan APBD 2022, untuk memenuhi belanja daerah yang disampaikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). 

"Ini baik yang dari rancangan Perubahan APBD dari SKPD, serta pergeseran anggaran baik antar SKPD, program kegiatan maupun sub kegiatan melalui TAPD," ungkapnya.

Sugeng berharap hasil pembahasan APBD-P oleh Banggar menjadikan dasar yang kuat untuk bahan tindaklanjut pelaksanaan APBD-P kepada eksekutif.

 

(Pewarta : Faisal NR)

Related News