Oknum Ketua RT Dipolisikan Gegara Sunat BLT DD 

Rabu, 07/12/2022 - 09:46
Atok Setyo Utomo, Kepala Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora.
Atok Setyo Utomo, Kepala Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora.

Blora, Klikwarta.com - Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora disunat oknum ketua RT. Oknum tersebut adalah ketua RT 2 RW 3 bernama Markum. Ada 6 orang penerima manfaat, masing masing diminta 50 ribu dengan dalih untuk menyervis telivisi dan renovasi poskamling.

"Bu besok sampeyan oleh duwek ning balai desa. Tapi sesuk yen wes entuk duwek aku nyuwun seket. Tapi ora kanggo aku,  go benahi gerdu. Yo diparani rene bar oleh duwek. Jare RT 2 tok.(Bu besok anda dapat uang di balai desa. Tapi nanti yang sudah dapat uang, saya minta 50 ribu. Tapi bukan untuk saya, tapi  untuk memperbaiki poskamling. Uang nya diambil setelah dapat uang. Katanya hanya RT 2)," ujar Mbah Mur, warga penerima manfaat menirukan ucapan Rustam ketua RT 2. 

Kapolsek Sambong AKP Rustam saat dikonfirmasi membenarkan, adanya laporan warga terkait pemotong Bantuan Langsung Tunai. Pihaknya juga sudah memeriksa 4 orang penerima manfaat yang dipotong dan memanggil ketua RT yang bersangkutan untuk dimintai keterangannya.

"Kami menerima laporan dari warga. Ketua RT sudah kami periksa dan 4 warga yang dimintai uang juga sudah dimintai keterangan," ujar Rustam Kapolsek Sambong, Selasa (6/12/2022) kemarin.

Tidak menutup kemungkinan, lanjut Rustam, pihaknya juga akan memanggil kepala desa Pojokwatu untuk dimintai keterangan.

"Kami juga akan mengklarifikasi kepala desanya," tegasnya.

Modus yang digunakan ketua RT tersebut dengan mendatangi rumah penerima manfaat dan meminta uang 50 ribu dengan dalih untuk memperbaiki telivisi dan renovasi poskamling.

"Katanya untuk servis TV dan memperbaiki pondasi dan paving poskamling," ungkapnya.

Kepala desa Pojokwatu Anto Setyo Utomo mengungkapkan, pihaknya sudah mendengar kabar jika ada RT yang meminta uang BLT DD. Dan langsung mengumpulkan ketua RT se desa Pojokwatu. Namun dirinya belum sempat mengkonfirmasi kepada RT yang bersangkutan.

"Saya gak enak mungkin pikirannya masih kacau karena usai diperiksa kepolisian. Itu BLT DD penerimaan bulan November. Sudah digunakan untuk renovasi poskamling atau belum saya gak tahu. Padahal saya juga sudah menginstruksikan setiap bantuan untuk tidak dipotong," ujarnya.

(Pewarta: Fajar)

Related News