Optimalisasi Infrastruktur dan Ekonomi Lokal Jadi Fokus Musrenbang Kecamatan Bakung

Selasa, 18/02/2020 - 14:46
Camat Bakung R. Julison P. saat memberikan sambutan di Musrenbang Kecamatan Bakung tahun 2020
Camat Bakung R. Julison P. saat memberikan sambutan di Musrenbang Kecamatan Bakung tahun 2020

Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Sektor infrastruktur dan ekonomi lokal menjadi isu strategis rencana pembangunan daerah di kecamatan Bakung, kabupaten Blitar pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2020.

Camat Bakung R. Julison P. menuturkan, dua sektor pembangunan daerah itu terjabar menjadi lima poin penting yang menjadi hasil kesepakatan musrenbang kali ini.

Pertama, pembangunan sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan dan pengangguran. Kedua, pemenuhan dan peningkatan infrastruktur dasar yang terbagi menjadi dua bagian yakni, peningkatan sarana prasarana kebinamargaan dan pembangunan, rehabilitasi serta pemeliharaan jalan.

"Keempat ada penguatan daya saing ekonomi dan potensi lokal. Terkahir, kami akan meningkatkan kualitas infrastruktur yang menjadi sekup jalan kabupaten," jelas Camat Julison kepada pewarta klikwarta.com saat dihubungi di kantor kecamatan Bakung, Selasa (18/02/2020).

Diuraikannya, kecamatan Bakung ditunjuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar sebagai kecamatan pariwisata. Untuk itu, pemerintah Kecamatan Bakung akan memulainya dengan maksimalisasi infrastruktur sarana prasarana yang menghubungkan titik-titik lokasi destinasi wisata setempat.

"Otomatis kita memantapkan infrastrukturnya dulu. Harapan kami ajuan lima prioritas di musrenbang di-acc tahun ini. Untuk objek wisata masih pembahasan dan kajian di Bappeda. Tapi di kita wisata yang sudah berjalan adalah Monumen Trisula, pantai Pangi dan Gua Emboltok yang saat ini sedang proses MoU dengan pihak ketiga PT Bukit Barisan," urainya.

Sementara untuk mengeksplorasi potensi kearifan lokal yang berpotensi meninggikan ekonomi daerah, kata Julison, hampir semua desa di kecamatan Bakung memiliki sentra kerajinan Kelapa. Kerajinan ini berupa batok, kerajinan dan gula merah.

"Alhamdulillah kerajinan ini sudah dijual lintas daerah di Tulungagung, Kediri, Jombang dan daerah lain di Jawa Timur. Kami berharap masyarakat ikut mendukung program pemerintah untuk mewujudkan Bakung menjadi Wisata Trisula," pungkasnya.

(Faisal / Kmf / Adv

Related News

Loading...

pers

loading...