50 Guru dan Siswa SMK Muhamadiyah Larangan Lakukan Donor Darah

Rabu, 19/02/2020 - 20:00
50 Guru dan Siswa SMK Muhamadiyah Larangan Lakukan Donor Darah

50 Guru dan Siswa SMK Muhamadiyah Larangan Lakukan Donor Darah

Klikwarta.com, Brebes - Sebanyak 50 Guru dan Karyawan serta Siswa-siswi SMK Muhamadiyah Larangan Kabupaten Brebes melakukan donor darah secara sukarela (DDS), kegiatan yang di selenggarakan pihak sekolah dengan  UTD PMI Kabupaten Brebes digelar tiap 4 bulan sekali.

"Untuk siswa dan Guru yang telah melakukan donkr darah kami ucapkan banyak terimakasih dan diharapkan agar mereka tetap melakukan donor secara rutin," kata Eko Prasetyo Kepala Sekolah melalui Diyan Anggit Permadi (25) selaku Pembina PMR, senin (17/2)

Menurut Anggit sapaannya, kegiatan donor darah ini menjadi kegiatan yang seharusnya di ikuti oleh semua masyarakat termasuk para dewan guru, siswa bahkan masyarakat luas terutama di lingkungan wilayah Kecamatan Larangan sehingga bisa menjadi stok darah bagi yang membutuhkan.

"Dari 50 peserta yang donor, semoga selanjutnya akan bertambah lagi pendonor sukarelawan," jelasnya.

Bahkan, lanjut dia, kegiatan ini juga untuk memberikan pengertian dan pembelajaran bagi para siswa bagaimana pentingnya darah bagi yang membutuhkan.

"Semoga yang sudah donor tetap bisa donor dan yang belum pernah donor bisa melakukan donor darah karen setetes darah sangatlah berarti bagi masyarakat yang membutuhkan," tambahnya.

Sementara itu, Oni Saputra (18), mengungkapkan, baru pertama kali dirinya pernah ikut donor dan bisa mendonorkan darah.

"Donor darah itu sehat, banyak yang tidak mau donor karena takut sakit saat di ambil darahnya, padahal tidak sama sekali," ungkapnya.

Berita Terkait