Kepala BMKG Kukuh Ribudiyanto
Klikwarta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan prakiraan cuaca ekstrem untuk wilayah Bengkulu sejak 10 Desember hingga 16 Desember 2018.
Masyarakat diminta untuk waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa wilayah di Bengkulu. Selain itu, BMKG juga mengingatkan untuk waspada potensi gelombang tinggi yang diprediksi tinggi gelombang mencapai 2,5 meter hingga 4,0 meter di perairan Bengkulu-Enggano.
Kepala BMKG Kukuh Ribudiyanto mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa wilayah Bengkulu disebabkan karena angin barat sudah masuk. Hal ini biasanya juga berpengaruh dengan gelombang tinggi.
"Kita imbau masyarakat waspada dan update info cuaca", ujar Kukuh, Kamis (13/12/2018) saat dikonfirmasi media ini.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca ekstrem saat ini baru awal, karena Bengkulu itu kondisi cuacanya naik di Bulan November dan Desember, kemudian di Januari secara grafik akan turun dikit dan pada Februari-Maret akan kembali tinggi.
"Masyarakat harus waspada dan tahu lingkungannya. Artinya yang sering kena banjir, abrasi, longsor untuk cepat bertindak menyelamatkan diri ketika intensitas hujan sangat deras. Disamping itu juga melakukan langkah pencegahan untuk tidak membuang sampah sembarangan, sehingga tidak menyumbat saluran air dan mengakibatkan banjir", jelasnya. (Bisri)








