Foto bersama delegasi Tentara Udara Diraja Malaysia
Klikwarta com, Yogyakarta, 11 November 2022 - Lokasi museum yang mudah dijangkau akan mempermudah masyarakat untuk mengunjunginya. Selain itu tata letak koleksi museum menjadi faktor yang harus diperhatikan agar komunikasi antara koleksi yang dipamerkan dengan
pengunjung dapat terjalin.
Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Kamuspusdirla) Kolonel Sus Yuto Nugroho mengungkapkan hal tersebut saat menyampaikan paparan di depan Brig Jen Dato' Abdul Halim bin Abu Hassan di Premiera Hotel Kuala Lumpur, Malaysia beberapa waktu lalu.
"Dalam sebuah museum, penyajian dan penataan koleksi menjadi poin penting dalam mengkomunikasikan koleksi yang dipamerkan kepada pengunjung," ujar Kolonel Sus Yuto Nugroho.
Dalam kesempatan yang sama, Kolonel Sus Yuto Nugroho juga mengungkapan pentingnya media sosial untuk mempromosikan museum.
"Semegah apapun gedung museum, sebanyak apapun koleksi yang dipamerkan, tetapi jika sepi pengunjung mungkin masalahnya adalah kurang dalam promosi. Untuk itu, agar museum dapat diketahui masyarakat dan menarik pengunjung, promosi perlu dilakukan salah satunya melalui media sosial," ungkapnya.
Kolonel Sus Yuto Nugroho menjelaskan media sosial dapat menjadi sarana memperluas jangkauan untuk memperkenalkan museum kepada masyarakat.
"Museum sebagai salah satu destinasi wisata dan pendidikan perlu sarana promosi kekinian yang bisa menjangkau masyarakat luas, melalui media sosial masyarakat bisa tahu dan tertarik untuk mengunjungi museum," terangnya.
Selain Brig Jen Dato' Abdul Halim bin Abu Hassan, paparan dalam rangka pembangunan dan pengembangan Museum Angkatan Udara Malaysia ini juga dihadiri para pejabat terkait dari Tentara Udara Diraja Malaysia dan segenap anggota delegasi dari TNI Angkatan Udara.
Brig Jen Dato' Abdul Halim bin Abu Hassan menyampaikan terima kasih atas paparan dari Museum Dirgantara Mandala. Staf dari Mawilud I ini berharap isi paparan dapat menjadi informasi tambahan dalam pembangunan dan pengembangan Museum Angkatan Udara Malaysia.
"Semoga kerja sama kedua museum, dapat membawa manfaat untuk museum Angkatan Udara Malaysia," harap Brig Jen Dato' Abdul Halim bin Abu Hassan.
(Kontributor : Arif)








