Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, S.STP., MM
Klikwarta.com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember menyambut positif pelaksanaan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Provinsi (FORPROV) Jawa Timur yang akan digelar di Kabupaten Jember pada 25–29 November 2026.
Kegiatan tersebut dinilai tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi olahraga rekreasi masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerakkan sektor pariwisata, menghadirkan hiburan bagi masyarakat, sekaligus memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, S.STP., MM, mengatakan Pemkab Jember menyambut baik pelaksanaan FORPROV 2026.
“Insyaallah pelaksanaannya di Jember pada 25 sampai 29 November. Kami berharap kegiatan ini bisa meningkatkan prestasi olahraga, meramaikan Jember, sekaligus menumbuhkan perekonomian daerah,” ujar Regar saat ditemui awak media, Kamis (3/9/2026).
Menurutnya, pelaksanaan FORPROV juga harus menjadi ruang untuk memperkenalkan Jember sebagai daerah yang mampu menjadi tuan rumah berbagai event olahraga sekaligus wisata.
Terkait persiapan penyelenggaraan, Regar menegaskan Pemkab Jember akan berupaya mencari konsep terbaik yang dapat diterima seluruh pihak.
“Prinsipnya kami ingin mencari cara terbaik yang bisa diterima semua pihak. Insyaallah selama kita mau berusaha, pasti ada jalan,” katanya.
Di sisi prestasi, Regar optimistis KORMI Jember mampu meningkatkan capaian pada FORPROV tahun ini. Ia memberikan apresiasi terhadap kinerja Ketua KORMI Jember, Tri Basuki, yang dinilai telah menunjukkan komitmen dalam mengembangkan olahraga rekreasi masyarakat.
Regar menyebut KORMI Jember sebelumnya mampu menorehkan prestasi meski dengan keterbatasan dukungan anggaran.
Dengan adanya dukungan melalui APBD, ia berharap prestasi tersebut dapat ditingkatkan.
“Kalau selama tiga tahun bisa masuk lima besar tanpa anggaran APBD, hari ini dengan dukungan anggaran tentu targetnya harus lebih baik. Minimal tiga besar,” tegasnya.
Selain aspek kompetisi, penyelenggaraan FORPROV juga akan dikemas sebagai bagian dari hiburan masyarakat. Regar menyebut rangkaian pembukaan maupun penutupan akan diupayakan menghadirkan konsep terbaik, termasuk kemungkinan menghadirkan bintang tamu.
Namun, ia menegaskan bahwa hiburan hanya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
“Bintang tamu merupakan bagian dari acara. Yang utama tentu kompetisinya. Untuk seremoni pembukaan maupun penutupan, kami akan mengikhtiarkan yang terbaik untuk Jember,” jelasnya.
KORMI Siapkan 410 Atlet
Sementara itu, Ketua KORMI Jember, Tri Basuki, mengungkapkan persiapan kontingen Jember untuk menghadapi FORPROV 2026 terus dilakukan.
Jember diproyeksikan mengirim sekitar 410 atlet dengan dukungan 60 pelatih.
Kontingen tersebut akan mengikuti berbagai nomor pertandingan dari sejumlah induk olahraga (inorga) yang dipertandingkan.
Tri mengatakan target yang dipatok bukan sekadar berpartisipasi. KORMI Jember membidik posisi tiga besar.
“Target kami minimal masuk tiga besar,” ujarnya.
Untuk mengejar target tersebut, KORMI Jember menyiapkan strategi dengan melibatkan pelatih dan konsultan dari luar daerah.
Menurut Tri, langkah tersebut diperlukan karena sejumlah pelatih dari Surabaya maupun Jakarta memiliki pengalaman dalam membina atlet untuk ajang olahraga tingkat nasional hingga internasional.
“Konsultan dan pelatih ini kami perlukan karena mereka mempunyai manajemen pemenangan, manajemen teknis, dan manajemen pelatihan. Itu yang harus kami kuatkan,” katanya.
Ia menambahkan, pelatih lokal tetap memiliki peran penting. Namun, pendampingan dari tenaga berpengalaman di luar Jember diharapkan dapat memberikan tambahan strategi dan metode pembinaan.
Rencananya, pelatih dan konsultan tersebut mulai didatangkan pada September. Saat ini KORMI tengah menyiapkan proses pengadaan dan mekanisme pendukung lainnya.
Selain mengejar prestasi, Tri juga ingin FORPROV menjadi event olahraga yang mampu mendatangkan massa sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat Jember.
Karena itu, KORMI tengah menyiapkan sejumlah konsep kegiatan pendukung di luar pertandingan utama, seperti parade band sekolah, parade musik pelajar, hingga lomba hadrah antarpesantren.
“Jadi event olahraga ini bukan hanya soal pertandingan. Kami ingin ada gebyar yang bisa mendatangkan masyarakat. Di satu sisi meningkatkan prestasi, di sisi lain juga mendukung pariwisata dan memberikan hiburan kepada masyarakat Jember,” pungkasnya. (**)








