Pentingnya Menguasai Bahasa Inggris: Nilai Budaya dalam Bahasa

Rabu, 05/07/2023 - 19:54
Bendera negara Inggris. Foto : Unsplash

Bendera negara Inggris. Foto : Unsplash

Penulis: Arsitta Dwi Pramesti

Kemajuan teknologi membuat banyak orang meremehkan pentingnya belajar bahasa asing. Dengan adanya Artificial Intelligence (AI), banyak yang berpendapat bahwa mereka tidak perlu mempelajari bahasa asing seperti bahasa Inggris, bahasa Rusia, atau bahasa China. Dengan memanfaatkan teknologi, mereka dapat menanamkan alat penerjemah bahasa di kepala dan menerjemahkan bahasa apapun dengan cepat. Namun hal yang mereka tidak pahami dari pentingnya belajar bahasa adalah mempelajari budaya yang ada di dalamnya.

Saat kita belajar bahasa Inggris, kita akan mulai masuk ke dalam nilai budaya bahasa Inggris. Dengan mengenal nilai budaya ini, timbul perasaan dalam diri kita untuk menghargai dan menghormati budaya tersebut. Saat kita mulai menghargai dan menghormati budaya asing, maka kita akan dihargai dan dihormati oleh orang dari budaya tersebut. Sehingga kita dapat membuka relasi kerja sama dengan orang lain yang lebih luas, di luar orang-orang di negara kita.

Jack Ma, Sang Pendiri Alibaba, berkata bahwa bahasa Inggris berpengaruh besar dalam merubah hidupnya. Jack Ma tidak pernah belajar bahasa Inggris di luar China, ia mendalami bahasa Inggris di negaranya sendiri. Namun ia merasa bahwa ia lebih mengenal budaya barat lebih dari orang China yang belajar ke luar negeri. Hal itu terjadi karena Jack Ma mendalami budaya barat.

"Karena aku tidak hanya belajar bahasa, tapi aku juga mempelajari budaya,” ungkapnya. Jack Ma meyakini bahwa dengan mengenal budaya lain akan timbul rasa menghargai dan menghormati. Dengan menghargai dan menghormati budaya lain, maka akan memudahkan kita untuk memperluas relasi, tertutama relasi bisnis. Menurut Jack Ma, kita akan mudah membaur dengan orang asing jika mempelajari bahasa dan budaya mereka.

Dalam sebuah talkshow, Jack Ma berbagi kisahnya mempelajari bahasa Inggris dan berkata bahwa kemampuannya berbahasa Inggris sangat berpengaruh besar dalam perjalanan karirnya. Namun dibalik itu semua, yang paling berjasa dalam melambungkan karir Jack Ma adalah kemampuannya dalam menghargai dan menghormati budaya yang ada pada bahasa Inggris. "Inggris sangat membantuku, tapi yang paling banyak membantuku adalah rasa hormatku pada budaya lain,” katanya.

Berkaca dari perkataan Jack Ma, hal ini juga saya rasakan dalam perjalanan saya mempelajari bahasa Inggris. Berawal dari adiksi saya terhadap lirik lagu-lagu Taylor Swift, membuat saya memahami setiap kata dan metafora yang ada di dalamnya. Bagi saya, tiap metafora yang digunakan mengandung nilai budaya yang berbeda dengan bahasa Indonesia. Bahasa Inggris memiliki banyak istilah yang spesifik dalam menggambarkan perasaan, seperti champagne problem, enchanted, illicit affairs dan my tears ricochet. Contoh kata-kata diatas memiliki makna mendalam jika dijabarkan dan sulit dicari padanan katanya dalam bahasa Indonesia.

Dengan memahami budaya yang terkandung dalam bahasa, membuat kita membaur dengan lingkungan asing dan mudah diterima oleh orang-orang yang ada di lingkungan tersebut. Maka penting bagi kita untuk memahami tak hanya dari segi tata bahasa, namun juga budaya yang ada di dalamnya. Dengan mengutip sedikit perkataan dari Maudy Ayunda, saya rasa kita setuju bahwa:

"Bahasa Inggris menjembatani kita ke budaya-budaya lain." (ADP)

Tags

Berita Terkait