situasi kondisi pasar tradisional, Credit : Syawal Gilang Cahyadi.
Oleh: Syawal Gilang Cahyadi.
Pasar tradisional merupakan salah satu warisan bangsa Indonesia yang masih ada dan harus selalu kita jaga serta lestarikan keberadaannya, walaupun pada zaman sekrang sudah banyak dibangun pasar yang lebih modern.
Zaman merupakan hal yang sangat berperngaruh untuk keberadan pasar tradisional, karena di zaman milenial ini orang lebih suka berbelanja di pasar modern dengan fasilitas yang lebih unggul, seperti penataan yang baik, lantai yang bersih, toilet yang memadai dan sebagainya. Hal ini lah yang membuat peminat pasar modern lebih unggul dan pasar tradisional menurun.
Padalah seharusnya seorang milenial harus melestarikan pasar tradisinoal dengan merasakan bagaimana rasanya berbelanja dengan berbecek-becekan, melihat banyak sampah, mencium aroma yang kurang sedap dan lainnya. karena itu semua merupakan salah satu ciri khas dari pasar tradisional.
Pasar tradisional juga merupakan tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari yang harganya relatif lebih murah dibandingkan pasar modern, karena di pasar modern memiliki harga tetap sehingga seseorang tidak dapat menawar harga yang diinginkan, sedangkan di pasar tradisional seseorang dapat menawar sampai terjadinya suatu kesepakatan antara penjual dengan pembeli.
Tawar menawar bukanlah hal yang asing lagi, pasti banyak orang yang ingin mendapat barang belanjaan dengan harga murah meriah, walaupun terkadang pedagang harus memaksakan dagangan mereka terjual murah dengan untung sedikit.
Dengan kita mempertahankan pasar tradisional, Bangsa Indonesia ini tidak akan kehilangan salah satu sejarahnya. Karena sejarah merupakan peristiwa penting masa lalu yang harus selalu kita ingat dan lestarikan. (*)








