SMPN 4 Tanggul Kembali Dipercaya Jadi Posko TAJEMTRA 2026, M. Hasan: Partisipasi Lebih Utama

Minggu, 06/09/2026 - 08:17
Kepala SMPN 4 Tanggul, M. Hasan, S.Pd., M.Pd

Kepala SMPN 4 Tanggul, M. Hasan, S.Pd., M.Pd

Klikwarta.com, Jember - SMP Negeri 4 Tanggul kembali dipercaya menjadi salah satu posko pendukung pelaksanaan Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (TAJEMTRA) 2026, Sabtu (5/9/2026).

Kepercayaan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala SMPN 4 Tanggul, M. Hasan, S.Pd., M.Pd. Menurutnya, sekolah yang dipimpinnya setiap tahun menjadi bagian dari pelaksanaan TAJEMTRA, khususnya sebagai posko yang mendukung kegiatan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.

"Alhamdulillah, setiap tahun SMPN 4 masih tetap dipercaya menjadi posko dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Kami tentu mengucapkan terima kasih atas kepercayaan tersebut," ujar Hasan saat ditemui awak media di sela kegiatan TAJEMTRA 2026.

Selain menjadi posko, SMPN 4 Tanggul juga turut berpartisipasi dalam kegiatan dengan mengirimkan dua regu, yakni regu putra dan putri. 

Sejumlah guru juga ikut ambil bagian secara perorangan, termasuk dirinya sebagai kepala sekolah.

Namun, untuk peserta didik, pihak sekolah memilih tidak mengikutsertakan siswa dalam gerak jalan tahun ini. Pertimbangan tersebut berkaitan dengan faktor usia dan kesiapan anak-anak tingkat SMP.

Hasan menegaskan, keikutsertaan dalam TAJEMTRA tidak semata-mata dilihat dari sisi kegiatan ekonomi atau penjualan. Baginya, yang lebih penting adalah keterlibatan masyarakat dan seluruh unsur sekolah dalam menjaga keberlangsungan tradisi tahunan tersebut.

"Yang terpenting bukan masalah jualannya, tetapi partisipasinya. Kami berharap kegiatan seperti ini tetap berjalan dan SMPN 4 Tanggul juga masih dipercaya untuk menjadi bagian di dalamnya," katanya.

Tak hanya TAJEMTRA, Hasan mengatakan SMPN 4 Tanggul juga berupaya menghidupkan budaya lokal melalui berbagai kegiatan sekolah. 

Salah satunya dengan mengikuti tradisi kirab ancak dalam rangkaian kegiatan Agustusan sekaligus momentum peringatan Maulid Nabi.

Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah mengumpulkan sekitar 4.000 telur yang berasal dari kontribusi dewan guru, kepala sekolah, maupun siswa. 

Telur-telur tersebut kemudian dikemas dan diarak bersama sebelum dibagikan kepada masyarakat.

Menurut Hasan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni budaya. 
Sekolah menjadikannya sebagai sarana untuk memberikan pendidikan karakter kepada para siswa.

"Kami mencoba memberikan pendidikan karakter kepada anak-anak, bagaimana mereka bisa bersama-sama, bergotong royong, mengenal budaya lokal, sekaligus berbagi dengan masyarakat," jelasnya.

Hasan berharap ke depan SMPN 4 Tanggul tetap mendapat kepercayaan untuk menjadi bagian dari berbagai kegiatan besar di Kabupaten Jember, termasuk TAJEMTRA.

Pihaknya juga masih menunggu arahan lebih lanjut dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jember terkait pengembangan kegiatan sekolah dan keterlibatan SMPN 4 Tanggul dalam agenda daerah berikutnya. (**) 

Berita Terkait