dr Rosenda pada konferensi pers di Kantor Bupati Sabtu (09/05/2020).
Klikwarta.com, Raja Ampat, Papua Barat - Tim Satgas melalui Juru Bicara dr Rosenda terus melaporkan Perkembangan Covid-19 di Raja Ampat dan hari ini per 09 Mei telah dikirim 104 sampel Swab ke Makassar.
“Data per 09 Mei 2020, Jumlah Pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 14 orang, PDP 6 Orang, ODP 61, OTG 78 dan ODP selesai Pemantauan 35 Orang. Hari ini sudah di kirim 104 sampel Swab ke Makassar”, jelas dr Rosenda pada konferensi pers di Kantor Bupati, Sabtu (09/05/2020).
dr Rosenda juga menambahkan dari 104 sampel Swab yang dikirim hari ini sudah termasuk dengan 4 orang yang telah terkonfirmasi positif awal.
“Setelah dinyatakan positif pasien yang telah di isolasi diatas sepuluh hari akan dilakukan Swab kembali, apabila hasilnya negatif akan dilakukan tes Swab berikutnya dan waktunya disesuaikan dengan stok logistik media pembawa Virus (VTM) serta jadwal pesawat. Kalau sudah menjalankan tes Swab dua kali hasilnya negatif maka pasien itu dinyatakan sembuh dan akan di pantau kembali dalam waktu hampir sebulan”, jelasnya.
Ditanya soal ptokol penagangan pasien positif Covid-19 di Raja Ampat dr Rosenda menuturkan penanganan pasien yang dilakukan oleh Tim Medis adalah terapi yang sesuai dengan pedoman, dan penanganannya tidak semua harus dengan APD.
“Perlu di ketahui bahwa Alat Pelindung diri (APD) itu digunakan sesuai dengan level dan lokasinya, penanganannya apa dan lokasinya dimana, jadi tidak harus dipukul rata bahwa semuanya harus pakai baju Azmat”, ucapnya.
Saat disentil soal keberadaan dan keadaan pasien konfirmasi positif, Rosenda menyampaikan, 6 orang ada di RSUD,dan 8 orang lainnya ada di Pandawa dan semuanya dalam keadaan baik dan sehat.
“Dari hasil surveilance/ pengamatan dalam tracking atau pelacakan sejauh ini belum ditemukan adanya transmisi lokal”, ungkapnya.
Tim satgas melalui dr Rosenda terus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap melakukan Phisycal Distancing, berperilaku hidup bersih, cuci tangan dengan air mengalir, gunakan masker dan terapkan etika batuk dan bersin serta tetap bekerja dari rumah, belajar dan berdoa dari Rumah.
(Pewarta : Mustajib)









