GPM: Menggunakan Masker Dapat Menurunkan Risiko Penularan Covid-19 Hingga 75 Persen

Selasa, 25/08/2020 - 16:18
Gerakan Pakai Masker

Gerakan Pakai Masker

Klikwarta.com - Ketua Umum Gerakan Pakai Masker (GPM), Sigit Pramono menyatakan bahwa dengan menggunakan masker ternyata dapat menurunkanrisiko penularan Virus Covid-19 hingga 75 persen. Hal itu ungkapkannya dalamacara Penyuluhan Pakai Masker untuk Pondok Pesantren yang digelar secara daringpada Rabu (19/8).

Dalam acara yang bekerja sama dengan BankDanamon Syariah dan Laznas PPPA Daarul Qur'an itu Sigit berkata, "memakaimasker ternyata bisa menurunkan penularan Covid-19 sampai 75 persen, jadi besarsekali manfaatnya, memang cara melindungi diri ada tiga, memakai masker, jagajarak dan cuci tangan, tapi memakai masker sendiri bisa menurunkan risikosampai 75 persen."

Gerakan Pakai Masker sendiri merupakan gerakanyang lahir dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Gerakan inibersifat nirlaba atau tidak mencari keuntungan. Tujuannya untuk memberikanedukasi kepada masyarakat agar lebih memperhatikan kesehatan di masa pandemiCovid-19, terutama dengan memakai masker.

Sugit melihat bahwa pesantren berpotensi menjadiklaster baru penularan Covid-19 jika tidak diimbangi dengan pencegahan yangtepat. Mengingat, adanya kasus santri yang positif terpapar Covid-19 di salahsatu pondok pesantren di Jawa Timur.

"Karena yang terkena infeksi Covid-19 inijuga warga pesantren, makanya kita harus hati-hati, jangan sampai pesantrenkita ditutup hanya karena Covid-19," ujar Sigit.

Menurut Sigit, kebiasaan memakai masker telahterbukti dapat meredam pandemi. Seperti saat dunia menghadapi wabah Flu Spanyol100 tahun silam, tepatnya pada 1918 yang menewaskan sekitar 50 ribu jiwa. Saatitu, salah satu penanganannya adalah dengan menggunakan masker.

"Memakai masker ternyata merupakanpenanganan wabah 100 tahun yang lalu, 1918 di dunia ada yang namanya FluSpanyol, yang meninggal 50 juta orang lebih dan ternyata pencegahannya adalahdengan pakai masker," tuturnya.

Selain itu, bagi pesantren yang sudahberoperasi Sigit mengingatkan agar tetap menjaga kesehatan di lingkunganpesantren. Menyikapi kebiasaan baru di era pandemi Covid-19 ini, santridianjurkan untuk memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak bahkan saatmelaksanakan sholat.

Sebab kondisi yang harus ditegakkan saat iniadalah tetap menjaga jarak sosial meski saat beribadah. Seperti dicontohkanArab Saudi dalam menggelar sholat di Masjidil Haram. Meski menjadi pusatperibadahan umat muslim, pelaksanaan sholat di Masjidil Haram tetapmemperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Hal itu membuktikan bahwa agamadapat secara lentur mengikuti arus zaman. [*]

Berita Terkait