Pengecekan pesawat Ilyushin II-14 Avia di Muspusdirla Yogyakarta
Klikwarta.com, Yogyakarta - Pesawat Ilyushin Il-14 Avia koleksi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala tampil baru. Pesawat buatan Uni Soviet ini, kelihatan lebih garang setelah dicat ulang.
"Pesawat Ilyushin Il-14 Avia merupakan pesawat jenis angkut sedang sekelas DC-3 Dakota," jelas Kepala Museum PUSAT TNI AU Dirgantara Mandala, Kolonel Sus Yuto Nugroho, Minggu (17/7).
Merunut sejarahnya, selain Indonesia Ilyushin Il-14 Avia juga pernah digunakan di beberapa negara seperti Vietnam, Suriah, Rusia, Mesir, Cina, Cekoslowakia dan Kuba.
Setelah 18 tahun berkiprah bersama TNI Angkatan Udara, pesawat Il-14 Avia pada 12 Juli 1975 mengakhiri masa pengabdian. Hal ini berdasarkan Pengarahan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) nomor 182/Pes/15/1975.
Di akhir tahun 2017, pesawat yang berkecepatan maksimum 417 km per jam serta jarak tempuh sejauh 1.305 km ini masuk Muspusdirla, menambah panjang deretan koleksi pesawat terbang.

Kolonel Sus Yuto Nugroho mengatakan, pengecatan pesawat Il-14 Avia merupakan kegiatan rutin yang telah diprogramkan. Ditambahkannya, selain Pesawat Il-14 Avia, Muspusdirla juga memprogramkan pengecatan Pesawat Catalina dan Hercules.
"Pengecatan pesawat dimaksudkan sebagai sarana perawatan koleksi, utamanya koleksi pesawat terbang," terang Kolonel Sus Yuto Nugroho.
Tenaga pengecatan pesawat dibantu Komunitas Jogja '45, Komunitas Tani Wae, Komunitas Cobra Airsoft Gun dan Paguyuban Onthel Cibuk Lor
Ketua Komunitas Jogja '45, Eko "Penyo" Isdianto menyampaikan pengecatan pesawat merupakan bagian dari misi Komunitas Jogja 45 untuk Merti Museum dan Monumen, yang bertujuan ikut merawat, menjaga dan melestarikan benda-benda bersejarah agar selalu kelihatan bersih dan indah sehingga bisa lestari keberadaannya.
(Kontributor : Arif)








