HUT Korps Pasukan Gerak Cepat
Klikwarta.com, Yogyakarta - Menjadi prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat di samping merupakan panggilan pengabdian, juga memberikan kebanggaan tersendiri. Untuk itu bagi setiap prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat, harus selalu meningkatkan kinerja dan memantapkan profesionalismenya dimanapun ditugaskan.
Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Kolonel Sus Yuto Nugroho mengatakan hal tersebut dalam sambutannya pada acara syukuran peringatan ke-75 HUT Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) di Mini Teater Muspusdirla, Senin (17/10). Acara syukuran dihadiri seluruh anggota Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) dan Pia Ardhya Garini Muspusdirla.
"Peningkatan kinerja dan profesionalisme harus dipahami, dihayati serta diimplemenatsikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dan dijadikan pendorong semangat dalam menghadapi setiap tantangan tugas," tegas Kolonel Sus Yuto Nugroho.
Kepada anggota Korps Pasukan Gerak Cepat yang berdinas di Muspusdirla, Kolonel Sus Yuto Nugroho meminta untuk selalu memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan tugas dan dapat menjadi contoh dan memotivasi anggota lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Kolonel Sus Yuto Nugroho juga menyampaikan sejarah Korps Pasukan Gerak Cepat. Dijelaskannya, Korps Pasukan Gerak Cepat atau yang juga dikenal dengan sebutan Korps Baret Jingga ini lahir seiring dengan derap perjuangan Bangsa Indonesia dalam upaya menegakkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
"Kiprahnya diawali dari penerjunan pertama yang terjadi 75 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 17 Oktober 1947 di Kotawaringin, Kalimantan Tengah, dalam rangka membantu perjuangan rakyat Kalimantan dalam mengusir penjajah Belanda," terangnya.
Untuk meneladani semangat para pendahulu, Kolonel Sus Yuto Nugroho mengingatkan agar anggota Muspusdirla, khususnya yang militer untuk selalu berbuat dan bertingkah laku sesuai nilai-nilai yang terkandung dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, serta aturan-aturan yang berlaku lainnya. Sementara untuk Pegawai Negeri Sipil berbuat dan bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Panca Prasetya Kopri.
(Kontributor : Arif)








