Suasana Pasar Kebayoran Lama di Malam Hari. Foto Dokumen Pribadi : Corriena Lembong
Oleh : Corriena Anace Lembong
Klikwarta.com - Jika bicara soal pasar pasti yang pertama muncul di benak pikiran kita adalah identik dengan suasana di pagi hari. Tetapi bagaimana bila pasar hidup di malam hari? Jarang-jarang ada pasar yang buka sampai larut malam atau bahkan bisa dikatakan 24 jam, yang berarti tidak pernah tutup. Lokasinya berada di daerah Jakarta Selatan, yaitu Pasar Kebayoran Lama. Pasar Kebayoran Lama yang terletak di Jalan Raya Kebayoran Lama dikenal dengan pasar malam harinya.
Para warga menyerbu pasar tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan pokok mereka. Pasar ini selalu ramai di malam hari dikarenakan harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan yang berjualan di siang hari. Kebutuhan masyarakat juga tidak mengenal waktu jadi pasar ini sangat membantu mereka untuk mencari atau menemukan kebutuhannya.
Pasar Kebayoran Lama merupakan salah satu pasar tradisional yang sudah berdiri sejak tahun 1850. Sampai sekarang, pasar ini masih menjadi salah satu pasar tradisional yang ramai dikunjungi di daerah selatan Jakarta. Bisa dikatakan pasar ini lengkap dan sangat luas terbentang di 3 Jalan Raya Kebayoran Lama No.71, Jl. Asofa Raya No.1, RT.3/RW.1, dan Kby. Lama Utara, Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan. Dan memiliki tiga lokasi berbeda yaitu dalam bangunan atau gedung, sekitar tapak, dan sekitar lokasi.
Disepanjang bahu jalan raya para pedagang sudah mulai terlihat menggelar dagangannya mulai dari berbagai macam sayuran, ikan, daging ayam, daging sapi, bumbu dapur, hingga buah-buahan. Selain itu terdapat juga toko-toko atau kios yang terletak di pinggir jalan kebayoran. Seperti toko baju, toko barang elektronik, toko seragam sekolah, toko perhiasan dan lain sebagainya.
Karena letaknya yang strategis di pinggir jalan raya sehingga memudahkan para pembeli untuk berbelanja dan inilah salah satu faktor yang menyebabkan jalan pasar kebayoran lama sering kali terjadi kemacetan. Karena banyak kendaraan seperti motor yang berhenti atau parkir sembarangan di pinggir jalan untuk berbelanja.
Faktor lainnya yang menyebabkan kemacetan di daerah pasar kebayoran lama yaitu adanya keberadaan angkot dan bajaj yang suka ngetem untuk mencari penumpang, tetapi tidak pada tempatnya atau bisa dikatakan sembarangan. Tentu saja ini sangat mengganggu pengendara lainnya sehingga menghambat laju kendaraan.
Selain itu Pasar Kebayoran Lama juga berdekatan dengan moda transportasi massal yaitu Stasiun KRL Kebayoran Lama. Ini juga menjadi salah satu faktor kemacetan yang terjadi di sekitar pasar, dikarenakan banyak kereta lewat yang mengharuskan menutup jalan dengan palang pintu kerta api. Sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk menunggu kereta lewat hingga dibukannya kembali.
Walaupun demikian tidak menjadikan masyarakat enggan berbelanja disini justru sebaliknya, malah semakin ramai pengunjung yang berdatangan untuk berbelanja disini. Karena lokasi pasarnya yang strategis dan cukup lengkap bahan-bahan yang ada di pasar ini. Dari matahari terbit hingga terbenam lagi suasana ramai akan selalu melekat pada pasar ini.








