Tumbuhkan Minat Masyarakat Mengkonsumsi Ikan, Kota Tegal Kampanyekan "Ayo Makan Ikan”

Jumat, 20/09/2019 - 01:01
Kampanye Gemar Konsumsi Ikan di Kota Tegal

Kampanye Gemar Konsumsi Ikan di Kota Tegal

Klikwarta.com, Tegal - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari Kota Tegal Ir. Dewi Irianti menuturkan Ikan mempunyai banyak keunggulan dibanding lainnya. Kandungan gizi yang terdapat pada ikan sangat dibutuhkan terutama 1000 hari pertama kehidupan.

Bahkan guna menumbuhkan minat masyarakat untuk mengkonsumsi ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah menggelar Kampanye Gemarikan (Gerakan Masyarakat Makan Ikan), di Hotel Pesona itu diikuti Tim Penggerak PKK se-Kota Tegal . Kamis (19/09)

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Tegal Ir. Noor Foady mengatakan hasil tangkapan ikan di Kota Tegal cukup besar, bahkan mengirim Ikan ke luar daerah. Akan tetapi kata Foady, angka konsumsi ikan masih tergolong rendah.

Foady mengajak masyarakat untuk komsumsi ikan. Ikan bisa diolah menjadi beraneka ragam makanan.  Melalui kegiatan tersebut, Foadi berharap masyarakat bisa meningkatkan konsumsi ikan, baik ikan segar maupun yang sudah diolah sehingga kesehatan masyarakat semakin baik.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal dr. Roro Kusnabilla Erfa Yon Supriyono mengatakan ikan memiliki gizi yang baik untuk tubuh, namun terkadang masyarakat masih enggan memakan ikan. Padahal jika rutin konsumsi ikan, maka kebutuhan protein dalam tubuh terpenuhi. Protein ikan juga menambah kecerdasan.
Menurut dr. Roro Kusnabila, ikan merupakan sumber protein terbaik, sumber vitamin D terbanyak, meningkatkan kecerdasan dan penglihatan pada tumbuh kembang anak, menurunkan resiko penyakit auto imun, diabetes dan asma pada anak, menurunkan resiko stroke dan penyakit jantung, mencegah pikun dan penuaan dini, melindungi penglihatan di usia tua.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Roro Kusnabila mengajak untuk mengkonsumsi ikan. Ikan sebagai konsumsi keluarga bukan hanya digoreng, dipepes ataupun dibakar. Tetapi dapat diolah menjadi produk yang akan disukai masyarakat terutama anak-anak dan yang tidak menyukai ikan.(Red/tim)

Berita Terkait