Wakil Wali Kota Tegal Terapkan Sosialisasi Edukasi Tangani Permasalahan Sampah Plastik

Kamis, 31/10/2019 - 14:28
Wakil Wali Kota Tegal saat Menjadi Narasumber di JIE Kemayoran Jakarta

Wakil Wali Kota Tegal saat Menjadi Narasumber di JIE Kemayoran Jakarta

Klikwarta.com, Tegal - Penanganan sampah plastik yang menjadi polemik dunia, karena sulitnya terurai dengan tanah, justru menjadi inspirasi dan tantangan menciptakan berbagai inovasi bagi Wakil Wali Kota Tegal. Rabu (30/10/2019).

Bahkan dalam seminar di Jakarta bertemakan Sustainable Packaging Cycle Solution”  Wakil Walikota Muhammad Jumadi diminta untuk menjadi narasumber dalam pembahasan penanganan sampah plastik.

Acara hasil kerjasama ADUPI (Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia) dengan PT. Krista Media Pratama, bersamaan dengan  pameran All Pack Indonesia yang ke 20 berlangsung dari tanggal 30 Oktober 2019 sampai dengan 2 November 2019 di JIE Kemayoran Jakarta.

Sesuai dengan visi dan misi Kota Tegal 2019 – 2024 yakni diantaranya Meningkatkan infrastruktur, transformasi Publik, Lingkungan Hidup yang bersih dan sehat serta pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada energi terbarukan.
Ia menjelaskan berdasarkan data Jambeck (2015) Indonesia menjadi peringkat ke 2 di dunia sebagai penghasil ke laut sebesar 187,2 juta ton setelah China yang mencapai 262, 9 juta ton.

Sementara terdapat Fakta lainnya adalah masyarakat Indonesia rata rata 1 orang menggunakan 700 kantong plastik pertahun, di Indonesia 9,85 miliar kantong kresek dibuang dalam satu tahun menjadi sampah plastik, jumlah timbunan sampah plastik di perkirakan sebesar 14 persen dari jumlah total timbunan harian atau 24.500 ton perhari setara 8,96 juta ton pertahun.


Menyikapi hal tersebut Wakil Wali Kota Tegal  memanajemen persampahan khususnya sampah plastik dan bagaimana bersahabat dengan plastik.
“Tidak ada cara lain kecuali kolaborasi,
Di Kota Tegal sudah bagus, tapikan perlu yang masif, holistik dan total Solution. Pemerintah Kota tidak bisa sendiri, Industri atau asosiasi harus sama sama bersinergi dan berkomitmen terkait sampah.

Terkait dengan Kota Tegal, Wakil Wali Kota membeberkan sebagi contoh yang dilakukan Pemerintah Kota dalam penanganan atau manajemen persampahan diantaranya yaitu dengan metode edukasi masyarakat berupa penerapan dan pemanfaatan sampah, Sosialisasi ke kelurahan, RW/RT, penerapan wajib retribusi sampah, pemilahan sampah di tingkat rumah tangga dan pengadaan tempat sampah terpilah.

Tentang rencana dan upaya dalam mengatasi timbunan sampah plastik yaitu dengan melakukan edukasi pemilahan sampah dari sumber nya dengan memberikan pendampingan dan bantuan tempat sampah terpilah, melakukan upaya 3R pada setiap kegiatan serta mengkonversi limbah plastik menjadi energi alternatif.

Kementerian Perindustrian  menyoroti terkait industri daur ulang dimana jangan sampai kita impor bahan baku daur ulang karena salah pengelolaan manajemen sampah dan sebenarnya kita tidak butuh, kementrian juga akan terus mensuport terkait komitmen penanganan masalah sampah.

Wakil Walikota Tegal Jumadi Berharap masyarakat Kota Tegal Minimal buang sampah di tempat nya bukan di sungai apa laut, karena kalau sudah di laut. Hargailah industri daur ulang sebagai industri jasa, serta bersama sama menciptakan lingkungan yang sehat, Kota Tegal Bersih.(red/Cah/Hms)

Berita Terkait