Wapres RI Apresiasi Langkah Inovatif Baznas dalam Penanggulangan Bencana 

Sabtu, 14/12/2024 - 00:41
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka (tengah) saat menghadiri Rakornas Baznas Tanggap Bencana dan Baznas Rumah Sehat di Lapangan Simpang Lima, Semarang.

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka (tengah) saat menghadiri Rakornas Baznas Tanggap Bencana dan Baznas Rumah Sehat di Lapangan Simpang Lima, Semarang.

Klikwarta.com, Semarang – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atas kontribusinya dalam penanggulangan dan pencegahan bencana.

Apresiasi ini disampaikan Wapres dalam Rapat Koordinasi dan Kesiapsiagaan Nasional (Rakornas) Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Baznas Rumah Sehat (RSB) 2024 yang berlangsung di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Jumat (13/12/2024). 

Acara yang dihadiri hampir 5.000 personel ini menegaskan komitmen Baznas dalam mendukung pemerintah menghadapi tantangan bencana di Indonesia.

Didampingi Plt Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Ketua Baznas RI Noor Achmad, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah KH Ahmad Darodji, Wapres Gibran menegaskan bahwa Baznas memiliki peran strategis dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat, terutama di wilayah terdampak bencana.

"Saya mengucapkan terima kasih atas peran besar Baznas dalam mendukung upaya penanggulangan dan pencegahan bencana di Indonesia," ujar Gibran. 

Ia memuji keterlibatan aktif relawan Baznas yang membantu di berbagai tahap tanggap bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana. 

“Kesiapsiagaan ini penting untuk mengurangi kerugian yang ditimbulkan. Saya mengapresiasi peran aktif Baznas, relawan,  dan mitra yang bersinergi dalam penanganan bencana nasional,” ucapnya.

Program inovatif seperti Desa Tanggap Bencana dan Masyarakat Sejahtera Bangkit juga menjadi sorotan utama atas keberhasilan Baznas dalam mendorong pengurangan risiko bencana di tingkat lokal.

Gibran juga memberikan dorongan agar Baznas terus memperluas program berbasis masyarakat, seperti pelatihan kesiapsiagaan bencana dan pendirian sekolah darurat.

Selain itu, inisiatif seperti pemberian beasiswa dan perlengkapan sekolah untuk anak-anak korban bencana, penciptaan peluang ekonomi di lokasi relokasi, serta distribusi bantuan produktif untuk meningkatkan kemandirian ekonomi penyintas diharapkan dapat terus ditingkatkan.

Ketua Baznas RI Noor Achmad menambahkan bahwa kegiatan ini melibatkan personel dari seluruh Indonesia, termasuk relawan BTB dari 30 provinsi dan 360 kabupaten/kota, serta personel RSB dari 22 kabupaten dan 11 provinsi. 

Ia menjelaskan bahwa pendekatan berbasis masyarakat menjadi kunci keberhasilan Baznas, karena mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat di lapangan. 

"Kami terus berkomitmen untuk menjadi jembatan antara para pemberi zakat dan masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat," ungkapnya.

Pewarta: Mualim

Tags

Berita Terkait