Jeritan Kemiskinan Masyarakat di Daerah Otonomi Khusus 

Sabtu, 05/11/2022 - 13:57
Rumah tak layak huni, warga Dusun Keude Rabo Gampong Buket Teukuh, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur.

Rumah tak layak huni, warga Dusun Keude Rabo Gampong Buket Teukuh, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur.

Klikwarta.com, Aceh Timur - Kemiskinan Kehidupan Masyarakat di Daerah Otonomi Khusus sungguh sangat memprihatinkan. Keadaan ini diperparah dengan berbagai kekurangan, salah satunya kurang tersedianya lapangan pekerjaan sehingga masyarakat sulit untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi pasca pandemi Covid-19 yang melanda.

Seperti yang dialami pasangan Suami Istri ini, Muhammad (35) dan istrinya Tiaminah (30), yang saat ini hidup dibawah garis kemiskinan dan tinggal di rumah yang tak layak huni, tepatnya di Dusun Keude Rabo Gampong Buket Teukuh, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur.

Pasutri tersebut saat ini memiliki tiga orang anak yang pertama Muhammad Fadil 12 tahun, Jamaluddin 7 tahun dan ketiga Rafamaulana 2,5 tahun. Dari keterangan Tiaminah bahwa suaminya saat ini tidak memiliki pekerjaan tetap alias hanya serabutan. 

"Saat ini suami saya hanya sebagai Petani/Peukebun", ujarnya saat disambangi wartawan dikediamannya yang kurang layak huni itu.

Soal bantuan, kata Tiaminah, pernah terima bantuan sembako, sementara untuk BLT Gampong tidak dapat.

S

Lebih lanjut Tiaminah membeberkan segala kekurangannya saat ini untuk makan sehari-hari susah, termasuk untuk membuat rumah yang layak huni. "Terlebih saat ini cuaca sering hujan, suami tidak bisa menderes karet", keluhnya.

Sambungnya "Kalau sudah sore hari sering ada angin dan membuat saya sangat takut, maka dari itu saya berharap kepada Pemerintah agar dapat memberikan bantuan rumah yang layak agar anak-anak dapat berteduh dengan nyaman tanpa ada kekhawatiran. Kemarin rumah saya atapnya bocor sana sini, namun saya benahi dengan sepuluh kali daun Rumbia agar ruang tidur tidak basah kalau hujan tiba", ungkapnya.

Di sisi lain, Anggota Tuha Peut Gampong Buket Teukuh, Kecamatan Idi Tunong, Muhammad Adam saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa kondisi keluarga Tiaminah memang memprihatinkan terutama rumahnya yang tidak layak huni lagi. 

"Maka dari itu saya berharap adanya perhatian khusus dari Pemerintah Aceh Timur untuk dapat segera membantu keluarga ini agar mendapatkan rumah yang layak huni", pungkasnya.

(Pewarta: Zainal Abidin pjt)

Berita Terkait