Kapolda Bengkulu : Stok Sembako Aman, Jangan Panik Soal Virus Corona!

Jumat, 20/03/2020 - 01:48
Kapolda Bengkulus saat cek ketersediaan pangan di Gudang Bulog

Kapolda Bengkulus saat cek ketersediaan pangan di Gudang Bulog

Klikwarta.com, Bengkulu - Pastikan ketersedian bahan-bahan pokok mencukupi, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Drs. Supratman, MH cek langsung ke Gudang Bulog Sidomulyo, Kota Bengkulu, Kamis (19/03/2020) siang.

Ini dilakukan juga untuk mencegah adanya oknum yang tidak bertanggungjawab dengan menimbun bahan sembako. Maka dari itu, Kapolda memastikan ketersediaan bahan-bahan pokok yang mencukupi. Apalagi jelang bulan suci Ramadhan 1441 H yang tinggal sebulan lagi. 

"Alhamdulillah, stok bahan sembako masih mencukupi. Masyarakat Bengkulu tidak perlu khawatir ataupun resah mengenai stok pangan", kata Kapolda didampingi Kepala Perum Bulog Divre Bengkulu Defrizal, Direktur Intelkam, Kabid Humas Polda Bengkulu serta Kapolsek Gading Cempaka.

l

Ditengah merebaknya pandemi Covid-19, Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk tidak membeli bahan sembako secara berlebihan (panic buying).

"Polda Bengkulu dan jajaran telah sejak lama membentuk Satgas Pangan yang ditugaskan secara khusus memantau perkembangan pangan di Provinsi Bengkulu, maka dari itu, masyarakat tak perlu khawatir soal stok pangan", jelas Kapolda.

Stok Sembako Masih Cukup Untuk 4 Bulan Ke Depan

Kapolda Supratman mengatakan untuk stok sembako di Provinsi Bengkulu masih aman hingga 4 (empat) bulan ke depan.

"Jadi, Masyarakat Provinsi Bengkulu tidak perlu khawatir tentang jumlah stok bahan sembako yang ada, dikarenakan pihak Bulog telah menyetok bahan sembako hingga 4 (empat) bulan ke depan,” pungkasnya.

Tambahnya, masyarakat juga diingatkan kembali untuk jangan panik mengenai informasi-informasi hoax yang berkembang mengenai dampak virus corona. Informasi valid hanya diberikan kepada instansi-instansi yang berwenang memberikan pernyataan.

p

Diketahui, untuk stok bahan pokok yang ada di Gudang Bulog Sidomulyo saat ini sebagai berikut:

– Beras : 3000 ton

– Daging Sapi Beku : 12 ton

– Gula Pasir : 1 ton

– Minyak Goreng : 14.657 liter

– Tepung Terigu : 31 ton

(Sumber : Tribratanewsbengkulu.com)

Berita Terkait