Mantab, Ini Kalkulasi Program RR Untuk Ketua RT dan Guru Ngaji 

Rabu, 25/04/2018 - 15:15
Rustam Effendi dan Riezky Aprilia
Rustam Effendi dan Riezky Aprilia

Lubuklinggau, Klikwarta.com - Rustam Effendi dan Riezky Aprilia yang merupakan calonkada Lubuklinggau nomor urut 3 terus memberikan program-program unggulannya. Kali ini giliran Ketua RT dan Guru Ngaji yang mendapatkan perhatian khusus dari Duo R. seperti apa yang disampaikan oleh Rustam Effendi saat melakukan kampanye Dialogis di RT. 03 Kelurahan Taba Pingin Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Rustam yang juga merupakan mantan Sekda Kota Lubuklinggau tersebut menjelaskan jika Ketua RT merupakan ujung tombak pemerintahan yang jerih payahnya harus dihargai.

“Ketua RT sangat vital posisinya, tanpa mereka adinistrasi tiap-tiap kota tidak akan tertib dan akan kacau, tanpa mereka juga saya yakin lurah,camat, bahkan walikota akan sangat disibukkan dengan masalah-masalah ditingkat RT. Ketua RT itu jadi orang tua kedua, dia harus standby selama 24 jam nonstop untuk melayani warganya, jerih payah itu tidak cukup hanya dengan dihargai Rp 300 Ribu seperti yang saat ini mereka rasakan,” ungkap Rustam disambut anggukan warga yang hadir.

Rustam melanjutkan, “apalagi gaji baru bisa diambil setelah tiga bulan, saya rasa Ketua RT harus mendapatkan lebih dari itu,” sambung Rustam.

Rustam menjanjikan kelak apabila RR dipercaya menduduki kursi Linggau 1, salah satu program prioritasnya adalah menaikkan insentif Ketua RT menjadi Rp 1 Juta.

“untuk menghargai jerih payah itu, kami nantinya akan menaikkan insentif Ketua RT menjadi satu juta rupiah perbulan yang akan bisa diambil setiap bulannya. Namun itu sebenarnya tidaklah cukup untuk jasa bapak ibu Ketua RT, tapi setidaknya itu bisa menjadi penanda salam hormat kami kepada bapak ibu Ketua RT sekalian,” ujar Rustam disambut tepuk tangan meriah oleh warga yang hadir.

Tidak hanya itu saja, RR juga menjanjikan insentif guru ngaji yang akan dinaikkan. “satu lagi, adalah guru ngaji, mereka itu portal utama yang menjadikan anak bapak ibu sekalian mengerti atau bahkan tidak paham dengan agama. Nah kehadiran mereka ini tak kalah vitalnya jika kita ingin menjadikan anak-anak kita adalah anak-anak yang paham dengan agamanya.” Pungkasnya.

Ia juga menyampaikan jika guru ngajilah yang bisa menentukan kea rah mana akhlak generasi-generasi penerus bangsa ke depan.

“akhlak pemimpin-pemimpin Lubuklinggau masa depan ada ditangan mereka, dan pemerintah harus memahami itu. Untuk itu nanti akan kami programkan bahwa guru ngaji harus menjadi prioritas. Salah satu penghargaan yang akan kami berikan adalah memberikan insentif sesuai UMR Kota Lubuklinggau kepada mereka tiap bulannya,” ujar Rustam disambut takbir dan seruan “merdeka” dari simpatisan yang hadir.

Terkait pendapat yang mengkonotasikan negative program-programnya, Rustam tak ambil pusing. Menurutnya dengan kemampuna APBD Lubuklinggau yang mencapai Rp 900 Milyar dirinya optimis mampu menjalankan program-programnya.

“anggaplah separuh itu untuk gaji pegawai dan honorer, msih ada Rp 450 M. Satu RT Rp 1 Juta, kita punya 512 RT, satu bulan 512 Juta. Satu tahun baru Rp 6,1 Milyar. Dikit sekali dari APBD kita. Untuk guru ngaji juga tidak jauh berbeda, perkiraan kita akan menghabiskan sekitar Rp 15 Milyar untuk program itu, sangat relevan dan masuk akal, asalkan pemimpinnya berpihak kepada rakyatnya” Ungkap Rustam menerangkan singkat kalkulasinya.

Dengan program-program unggulan RR seperti insentif Ketua RT dan guru ngaji yang diperhatikan, membuat Rustam-Riezky ditempakan khusus di hati simpatisan yang hadir. Seperti halnya yang disampaikan oleh Rusmiati, seorang ibu yang berharap anaknya kelak menjadi seorang pemimpin yang berakhlak.

“saya memimpikan anak saya menjadi pemimpin yang berakhlak dan saleh, dengan program pak Rustam dan ibu Riezky kami yakin guru ngaji akan serius dalam mendidik anak kami. Semoga bapak dan ibu menang dan menjadi pemimpin yang amanah,” ujar Rusmiati mencurahkan isi hatinya.
Selain itu, RR juga memiliki program unggulan lainnya yang tak kalah apik, seperti berobat hanya dengan menggunakan E-KTP, Sekolah dengan biaya gratis dan berkualitas, serta Rumah Produktif satu milyar satu kelurahan yang diramalkan akan mampu mengentaskan kemiskinan di Kota Lubuklinggau. (Apri)

Tags
TMMD

 

Related News