Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq
Klikwarta.com, Palangka Raya, 3 Mei 2026 - Suasana hangat dan penuh haru mewarnai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Usai upacara, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, meresmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan serta meninjau kegiatan belajar di SKH Negeri 2 Palangka Raya, Sabtu (2/5).
Memasuki ruang kelas, Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq langsung menyapa hangat, “Halo adik-adik, senang sekolah di sini?” Sapaan itu dijawab serempak, “Senang, Pak!” Suasana pun seketika mencair. Dalam obrolan santai, Wamendikdasmen menanyakan jam pulang sekolah. Guru menjelaskan, untuk jenjang yang lebih besar seperti SMA, siswa biasanya pulang sekitar pukul 12.00. Sementara itu, untuk siswa SD kelas 1 hingga kelas 3, ada yang pulang pukul 10.00 dan sebagian lainnya sekitar pukul 11.00. Obrolan kecil tersebut membuat suasana kelas terlihat akrab.
Para guru menjelaskan bahwa setiap siswa yang masuk terlebih dahulu melalui proses asesmen, agar pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing anak. Dalam praktiknya, tidak semua siswa dapat hadir setiap hari karena berbagai kondisi, termasuk faktor keluarga. Namun, kegiatan belajar tetap berjalan dengan pendekatan yang fleksibel sesuai kondisi siswa.

Dalam kunjungan tersebut, Wamendikdasmen tidak hanya melihat peningkatan sarana dan prasarana, tetapi juga menyaksikan langsung proses kegiatan belajar mengajar serta berbagai karya kreatif siswa. Salah satu yang menarik perhatian adalah karya seni berupa lukisan wajah menteri yang dibuat dari susunan benang, menunjukkan kreativitas dan ketekunan siswa berkebutuhan khusus.
Momen paling berkesan terjadi saat Wamendikdasmen berdialog dengan Adiba Shakila Atmarani, siswa berkebutuhan khusus dari SKH Negeri 1 Palangka Raya. Adiba sebelumnya tampil memukau dengan menyanyikan “lagu rukun sama teman”, Atas permintaan Wamendikdasmen Adiba menyanyikan lagu daerah “Manjala” yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Dalam percakapan hangat tersebut, Adiba menyampaikan pesan sederhana namun mendalam tentang pentingnya kerukunan. “Harus rukun sama teman, supaya hidup tenang,” ujarnya dengan polos. Ia juga dengan antusias menyebutkan nama-nama sahabatnya di sekolah, mencerminkan lingkungan belajar yang inklusif dan penuh kebersamaan.

Di balik senyumnya, Adiba menyimpan kisah hidup yang menyentuh. Ia bercerita tentang keluarganya dan kehilangan yang pernah dialami, namun tetap menunjukkan semangat dan rasa syukur atas kasih sayang yang ia terima saat ini. Keteguhan hati itu tercermin dalam cita-citanya yang besar, menjadi penyanyi sukses seperti Putri Ariani, sekaligus ingin menjadi seorang guru.
Bakat Adiba pun telah terbukti. Ia pernah meraih Juara 1 Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat provinsi, dan kini tengah mempersiapkan diri untuk kompetisi tingkat selanjutnya. Dengan rutin mengikuti les keyboard dan vokal, Adiba terus mengasah kemampuannya untuk meraih mimpi.
Wamendikdasmen bersama Gubernur Kalimantan Tengah memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Adiba. Mereka berharap, semangat dan prestasi Adiba dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya, sekaligus menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkembang ketika mendapatkan dukungan yang tepat.
(Kontributor : Arif)








