Kepsek Dijabat Plt, 664 Siswa Belum Terima Ijazah

Jumat, 07/02/2020 - 18:15
Anggota Komisi I DPRD Batang Hari Camelia Puji Astuti

Anggota Komisi I DPRD Batang Hari Camelia Puji Astuti

Klikwarta.com, Muara Bulian - Totalnya 664 siswa dari 18 sekolah, dengan rincian 552 siswa SD dan 112 siswa SMP belum terima ijazah kelulusan sejak tahun 2016-2019. Ini terjadi di Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi. 

Masalah ini terungkap dari laporan para orang tua wali murid SDN 48/I Panerokan ke Anggota Komisi I DPRD Batang Hari, Camelia Puji Astuti. Para orang tua wali murid menuntut ijazah, karena khawatir anak-anaknya sudah menunggu ijazah selama tiga tahun tak kunjung ada solusi. 

Setelah didalami ternyata totalnya ada 18 sekolah yakni 16 SD dan 2 SMP di 5 Kecamatan. Dua SMP berada dalam wilayah Kecamatan Batin XXIV. Masalah ini ditenggarai karena kepala sekolah dijabat Pelaksana Tugas (Plt).

Anggota Komisi I DPRD Batang Hari, Camelia Puji Astuti menegaskan, terkait masalah ini harus segera ada solusi, kepada pihak Disdikbud Batang Hari diberi waktu dua minggu untuk menyelesaikannya. 

"Jika tak selesai dalam waktu dua minggu, kami akan bawa masalah ini ke lembaga yang lebih tinggi, ke Mendiknas atau ke DPR RI guna ditinjau kembali, bilamana ada kesalahan dalam aturan atau lainnya", tegas Camelia saat dikonfirmasi Kamis (07/02/2020) kemarin.

Ia menuturkan, alasan Disdikbud Batang Hari terkait masalah ini, karena kepala sekolah yang belum definitif. Masih dijabat Plt, sehingga selama tiga tahun, ijazah kelulusan tidak ditandatangani karena takut dipertanyakan keabsahannya.

Pantauan media ini, rapat kerja komisi I DPRD Batang Hari bersama Disdikbud berlangsung pada tanggal 3 Februari 2020 lalu. Permasalahan ini telah dibahas dalam rapat. Komisi I DPRD Batang Hari melihat ada keraguan siapa yang berhak menandatangani ijazah tersebut.

"Sebab akibat karena Plt Kepsek di 18 Sekolah. Kasihan anak-anak, sekarang sudah masuk 2020, ini harus diselesaikan", pungkasnya. (Pewarta : Andre) 

Berita Terkait