Dukung SDG’s, Mahasiswa Penerima Beasiswa KIOTEC Paparkan Hasil Riset

Kamis, 31/07/2025 - 18:29
One of the awardees’ Thesis Findings Presentation

One of the awardees’ Thesis Findings Presentation

Klikwarta.com, Jakarta - Proyek kerja sama Korea–Indonesia Ocean Technology Capacity Enhancement Actions (KIOTEC-CEA), yang menjadi bagian dari endorsed Decade Action dalam inisiatif United Nations Decade of Ocean Science for Sustainable Development (2021–2030), kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia kelautan Indonesia melalui penyelenggaraan Seminar Tesis Awardee Magister.

Proyek yang dikelola oleh Korea Institute of Ocean Science Technology (KIOST) melalui Korea–Indonesia MTCRC ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dan akademik generasi muda, termasuk lewat pelatihan, riset kolaboratif, pertukaran peneliti muda (ECOPs), serta pemberian beasiswa magister di bidang kelautan. Hingga kini, sebanyak 40 penerima beasiswa tengah menempuh studi di enam universitas mitra: ITB, UNDIP, UNHAS, UGM, UNPATTI, dan IPB.

Seminar ini menjadi platform penting bagi para mahasiswa untuk mempresentasikan perkembangan serta hasil penelitian tesis mereka di hadapan panelis ahli. Sebanyak 12 mahasiswa terpilih dari berbagai kampus memaparkan topik-topik inovatif yang mencakup bidang ekologi pesisir, teknologi perikanan, hingga oseanografi terapan.

One of the awardees’ Thesis Findings Presentation

Acara ini turut menghadirkan panelis dari kalangan akademisi, mitra nasional seperti BRIN dan Universitas, serta tamu internasional dari Pukyong National University (PKNU), Korea Selatan. Para panelis melakukan penilaian berdasarkan kualitas substansi, ketepatan metodologi, serta relevansi riset terhadap tantangan kelautan global.

Dalam sambutannya, Dr. Park Hansan, Direktur MTCRC sekaligus Manajer Proyek ODA, menegaskan pentingnya keberlanjutan kolaborasi antarnegara untuk membangun kapasitas ilmiah bersama.

“Kegiatan ini mencerminkan komitmen kami terhadap kolaborasi internasional yang berkelanjutan dan pengembangan kapasitas, dengan mendukung mahasiswa magister Indonesia serta menyelaraskan diri dengan kerangka keberlanjutan global di bawah inisiatif UN Ocean Decade” Ujar Dr. Park.

Alan F. Koropitan mewakili Dr. I Nyoman Radiarta, Kepala BPPSDMKP, Kementerian Kelautan dan Perikanan, juga memberikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.

“Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Korea, KIOST, dan MTCRC atas dukungan berkelanjutan yang telah diberikan. Beasiswa KIOTEC bukan sekadarprogram pendidikan, melainkan simbol kepercayaan, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.” kata Alan.

Sementara itu, Mawardi mewakili Bapak Dandy Satrya Iswara, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, menyoroti pentingnya peran riset dalam pengambilan kebijakan.

“Beasiswa ini mencerminkan komitmen bersama dalam menghadapi tantangan kelautan dan membina calon pemimpin masa depan. Saya berharap mereka dapat membawa perubahan yang berarti dalam pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan,” ujar Mawardi.

Melalui kegiatan ini, MTCRC bersama para mitra strategis terus memperkuat sinergi keilmuan antara Indonesia dan Korea Selatan, sekaligus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam pengelolaan laut yang inklusif, produktif, dan berketahanan. (*)

Tentang ODA KIOTEC:

Sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas SDM di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan, Pemerintah Korea Selatan kembali menyelenggarakan program pelatihan dalam implementasi proyek Official Development Assistance (ODA) berjudul “Establishment of the Integrated Ocean Fisheries Technology Training Center and the Enhancement of Capacity Building in Indonesia” atau ODA KIOTEC. Proyek ini resmi diluncurkan pada 12 Juni 2024 di Busan, Korea Selatan, melalui penandatanganan Pengaturan Pelaksanaan (PP) oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan, sebelumnya Kemenkomarves), BPPSDMKP, Ministry of Oceans and Fisheries (MOF) Korea, Korea Institute of Ocean Science and Technology (KIOST), dan Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC). Didanai oleh MOF Korea, ODA KIOTEC berfokus pada pendirian dan pengelolaan pusat pelatihan kelautan di Indonesia serta pengembangan program peningkatan kapasitas yang disesuaikan dengan kebutuhan sektor kelautan nasional.

Tentang Korea-Indonesia MTCRC:

Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) adalah Pusat Penelitian Bersama Antar Pemerintah yang didirikan pada tanggal 14 September 2018, melalui Nota Kesepahaman (MoU) dan Implementing Arrangement (IA) antara Kementerian Samudera dan Perikanan (MOF) Republik Korea dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Republik Indonesia (saat ini sedang dalam proses pembaruan ke Kementerian Koordinator Bidang Pangan). Dioperasikan oleh KIOST dan ITB, fungsi utama MTCRC adalah sebagai wadah kerja sama, melakukan penelitian bersama, dan meningkatkan pengembangan kapasitas untuk memperkuat serta mempromosikan kolaborasi praktis dalam ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan antar kedua negara.

Berita Terkait