Kepedulian Pemprov Kepri Menjaga Kesehatan Jiwa Masyarakat

Jumat, 29/08/2025 - 20:39
Kepedulian Pemprov Kepri Menjaga Kesehatan Jiwa Masyarakat

Kepedulian Pemprov Kepri Menjaga Kesehatan Jiwa Masyarakat

Klikwarta.com, Kepri - Kesehatan jiwa menjadi fokus Pemerintah Kepulauan Riau. Tentang bagaimana menjadikan warga di Provinsi ini kuat secara fisik, mental, spiritual dan sosial.

Sejak awal kepemimpinannya, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menjadikan kesehatan masyarakat sebagai salah satu fokus dalam melahirkan sumber daya manusia yang tangguh.

Hal ini tentunya selain penguatan pendidikan formal maupun upaya mencetak generasi muda yang siap bersaing melalui pendidikan vokasi.

Upaya penguatan mental tersebut salah satunya dengan melaksanakan Program Mubaligh Hinterland. Pemerintah Provinsi Kepri melalui Biro Kesejahteraan Rakyat menempatkan sebanyak 50 mubaligh di kawasan pesisir dan pelosok Kepri untuk meningkatkan pemahaman keagamaan warga di kawasan pedalaman.

Program yang dilaksanakan sejak tahun 2023 itu dinilai terbukti ampuh untuk meningkatkan pemahaman masyarakat pedalaman terhadap ilmu agama.

“Masyarakat di kawasan pedalaman juga menyatakan sangat membutuhkan keberadaan mubaligh,” pungkas Gubernur Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Jumat (29/8/2025).

Selain itu Pemprov Kepri juga fokus terhadap pelatihan keumatan yang tidak terpisahkan dari kemajuan daerah.

“Harus kita ketahui bahwa agama dan berbagai perangkatnya adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kemajuan bangsa,” paparnya.

Pemprov Kepri memberikan bantuan dana insentif bagi perangkat keagamaan serta dana hibah untuk rumah ibadah untuk pelatihan umat.

Kesehatan Jiwa Melalui RSJKO

Sebagai bukti keseriusan lainnya, Pemprov Kepri melalui Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Raja Haji Daud melakukan sejumlah langkah dalam upaya meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan jiwa.

Berikut langkah-langkahnya dijelaskan dr Asep Guntur Sapari MARS, Direktur RSJKO Engku Haji Daud:

1. Layanan Hotline

Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan layanan cepat tanggap terhadap permasalahan kesehatan iwa, RSJKO Engku Haji Daud menyediakan Hotline Service Jiwa yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

Nomor hotline 085930229000 melayani konsultasi awal. Masyarakat dapat berbicara langsung dengan petugas kesehatan jiwa terkait keluhan psikologis, Krisis Intervensi yaitu menangani kasus darurat seperti percobaan bunuh diri, gangguan perilaku akut maupun kondisi krisis psikologis.

Di sini masyarakat juga dapat memperoleh layanan informasi mulai dari MMHS, TeJo, dan program edukasi kesehatan jiwa lainnya.

Rujukan Cepat bila diperlukan pasien segera diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan langsung dirumahsakit atau difasilitasi melalui layanan mobile.

2. Layanan Kesehatan Mental Keliling (MMHS)

Layanan bergerak untuk menjangkau hingga wilayah pelosok, dengan tenaga kesehatan profesional jiwa yang siap memberikan pemeriksaan awal, konseling dan rujukan.

Kegiatan ini berupa penjemputan pasien dan pemulangan pasien bagi keluarga yang tidak bisa mengantarkan ke RSJKO Engku Haji Daud.

Kegiatan ini sudah dilaksakan sejak Agustus 2024 lalu dan secara berkala dan rutin dilakukan di daerah Kabupaten Bintan.

Untuk layanan MMHS dapat menghubungi Hotline Service 085930229000 di hari dan jam kerja.

3. Telekonsul Jiwa Online (TeJo)

Layanan konsultasi kesehatan jiwa berbasis daring (online) untuk mempermudah masyarakat mengakses psikolog/psikiater tanpa harus datang langsung ke rumah sakit. Layanan ini dikenakan biaya sesuai dengan Perda Tarif Retribusi 2024 yang berlaku.

Untuk alur Layanan TeJo, masyarakat dapat menghubungi telepon (085264619347, 083130357000) pada hari dan jam kerja.

4. Pemeriksaan Heart Rate Variable (HRV)

Sebagai upaya deteksi dini tingkat stres dan kondisi kesehatan mental seseorang, yang kemudian ditindaklanjuti dengan intervensi sesuai kebutuhan.

Kegiatan ini dilakukan di instansi/perusahaan untuk seluruh pegawai, dan tim RSJKO EHD bersedia datang langsung di tempat kerja/kantor pengundang. Untuk informasi kegiatan ini dapat menghubungi bagian informasi 08117001230 di hari dan jam kerja.

5. Program “EHD Singgah di Sekolah”

Pendidikan kesehatan jiwa yang menyasar siswa tingkat SMA/SMK guna membangun kesadaran, mencegah masalah kejiwaan sejak dini serta menciptakan lingkungan belajar yang sehat secara mental yang telah dilaksanakan di sejumlah sekolah di Kepri.

Kegiatan berupa edukasi kesehatan anak dan remaja oleh Subspesialis Jiwa Anak dan Remaja dan jiwa juga dilakukan konseling langsung kepada anak yang memiliki inidkasi gangguan kesehatan mental atas rekomendasi dari guru sekolah.

Selain acara edukasi Program EHD Singgah di Sekolah ini dilakukan juga pemutaran awal kesehatan jiwa remaja.

6. Bimtek (Bimbingan Teknis) Pengampuan Pelayanan Kesehatan Jiwa

RSJKO EHD adalah sebagai Rumah Sakit Pengampu Jiwa strata Utama di kepulauan Riau, yang telah dilakukan Bimtek dengan koordinasi dengan Kementrian esehatan Ri-Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dan Pusat Kesehatan Jiwa Nasional (PKJN) Rumah Sakit marzoeki Mahdi Bogor.

7. Pendidikan di Perguruan Tinggi

Selain menyasar pelajar, edukasi terkait upaya kesehatan jiwa remaja juga menyasar kepada pelajar. Dalam waktu dekat, (Jumat, 12 September 2025) akan diadakan edukasi di Universitas Maritim Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang dengan Narasumber : dr.Lina Budiyanti., SpKJ., Subsp.AR dengan mengusung tema ”Membangun Generasi Tangguh”.

8. Edukasi melalui Media Massa

Pendidikan yang dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung (daring). Untuk edukasi secara tidak langsung telah dilakukan kerjasama dengan Media Online dalam menyebarkan informasi tentang kesehatan jiwa kepada masyarakat. (*)

Berita Terkait