Homecare Jember Diperkuat Kolaborasi, Pemkab Gandeng Pegadaian dan PSMTI

Sabtu, 29/08/2026 - 08:52
Homecare Jember Diperkuat Kolaborasi, Pemkab Gandeng Pegadaian dan PSMTI

Homecare Jember Diperkuat Kolaborasi, Pemkab Gandeng Pegadaian dan PSMTI

Klikwarta.com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperluas penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat melalui program Homecare. 

Tak hanya mengandalkan kekuatan pemerintah daerah, program tersebut mulai diperkuat melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan organisasi sosial.

Kolaborasi itu terlihat saat layanan Homecare menyasar warga lanjut usia di Desa Sukowiryo, Kecamatan Jelbuk, Jumat (28/8/2026). 

Bupati Jember Gus Fawait bersama tenaga kesehatan turun langsung memberikan pelayanan dari rumah ke rumah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Komisaris Utama PT Pegadaian Letjen TNI (Purn.) A. M. Putranto bersama jajaran Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

Kehadiran para pihak tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pelayanan kesehatan yang tidak hanya bertumpu pada fasilitas kesehatan. 

Pemerintah ingin memastikan warga yang membutuhkan tetap mendapatkan pendampingan, termasuk kelompok lanjut usia dengan keterbatasan mobilitas.

Dalam kunjungan tersebut, tim kesehatan memberikan pemeriksaan kepada tiga warga. Mereka adalah Jatima, 73, Eddi, 66, dan Jumarya, 67.

Jatima mendapatkan pemeriksaan atas keluhan asam lambung. Kondisi fisiknya yang sudah membungkuk juga membuatnya membutuhkan alat bantu jalan berupa tongkat.

Sementara Eddi mengalami keluhan pada persendian serta iritasi dan gatal pada bagian kaki. 

Sedangkan Jumarya memiliki riwayat hipertensi dan gangguan mobilitas akibat stroke ringan yang menyerang bagian kanan tubuh. 

Dia juga membutuhkan tongkat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Bupati Jember Gus Fawait mengatakan, pelayanan kesehatan harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. 

Karena itu, Homecare diarahkan untuk mendekatkan tenaga kesehatan dengan warga yang membutuhkan.

“Tak perlu ke puskesmas, biar kami dan para nakes yang ke sini untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada Anda semua,” ujar Gus Fawait.

Menurutnya, pendekatan pelayanan langsung ke rumah menjadi salah satu cara pemerintah memastikan masyarakat tetap memperoleh perhatian dan pendampingan kesehatan.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Letjen TNI (Purn.) A. M. Putranto. 

Komisaris Utama PT Pegadaian itu menilai Homecare merupakan inovasi yang memiliki manfaat nyata karena pelayanan diberikan langsung di tengah masyarakat.

“Program ini sangat baik karena menyentuh langsung ke masyarakat,” katanya.

Putranto menegaskan, Pegadaian bersama PSMTI siap berkolaborasi mendukung program Pemkab Jember sesuai dengan kapasitas yang dimiliki.

“Kami siap membantu sesuai kapasitas yang ada, berkolaborasi dengan jajaran PSMTI dan Pegadaian untuk memperkuat inovasi yang telah diinisiasi oleh Bupati,” tegasnya.

Dia menilai persoalan akses kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan jaminan kesehatan. 

Meski sebagian besar masyarakat telah memperoleh jaminan BPJS Kesehatan gratis, masih terdapat warga yang memiliki keterbatasan untuk mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan secara mandiri.

Karena itu, model pelayanan jemput bola dinilai menjadi solusi yang relevan. Tenaga kesehatan hadir langsung ke lingkungan masyarakat untuk memberikan pemeriksaan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pasien.

Putranto berharap program tersebut dapat terus dikembangkan dan diperluas. Menurut dia, pola Homecare yang diterapkan Jember memiliki peluang menjadi contoh pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang dapat direplikasi daerah lain.

“Terobosan penerjunan tim kesehatan ke kecamatan-kecamatan ini sangat tepat. Program ini perlu terus dilanjutkan dan diharapkan bisa menjadi percontohan bagi daerah lain,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemkab Jember menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. 

Keterlibatan dunia usaha dan organisasi sosial diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan hingga menyentuh masyarakat di tingkat desa. (**) 

Berita Terkait