Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo saat meninjau lokasi karantina pemudik di gedung Graha Wisata Niaga Solo.
Klikwarta.com, Solo - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, kembali meninjau secara langsung kondisi pemudik yang kini dikarantina di gedung Graha Wisata Niaga, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Senin (13/04/2020).
Dalam kunjungannya, Rudy, sapaan Wali Kota Solo itu, mengatakan pihaknya selalu menekankan pentingnya Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan.
"SOP penanganan selalu saya tekankan. Gotong royong dan 7si yaitu komunikasi, koordinasi, solusi, sosialisasi, realisasi, koreksi serta evaluasi, jadi kunci disaat status KLB sekarang ini, selalu kita lakukan untuk menekan persebaran corona virus disease di Kota Surakarta," ungkapnya.
Selama proses wajib karantina diberlakukan (sejak 9 April), sampai saat ini, lanjut Rudy, sudah terdapat 85 orang yang menjalani proses karantina, yakni 6 orang dikarantina di Dalem Joyokusuman dan 79 orang di Graha Wisata Niaga.
Untuk data covid-19 di Kota Solo per 13 April 2020, pukul 12.00 WIB tercatat sebanyak 5 orang berstatus positif dari saat awal Kejadian Luar Biasa (KLB) diberlakukan. Dengan rincian 1 orang sembuh, 2 orang rawat inap dan 2 orang telah meninggal dunia.
Adapun untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terdapat terdapat 62 orang, dengan rincian 33 orang dinyatakan sembuh, 17 orang rawat inap dan 12 orang telah meninggal dunia.
Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) telah tercatat sebanyak 367 orang, dengan rincian, rawat inap 6 orang, rawat jalan 118, selesai pemantauan 243 orang.
"Untuk itu saya kembali tekankan selama kita mau bersama perangi corona dengan 7si, gotongroyong dan patuh aturan, ditengah pagebluk corona ini, saya yakin penekanan persebarannya bisa kita tekan secara maksimal," tandas Rudy.
(Pewarta : Kacuk Legowo)








