Ketua BMI Aceh Singkil, Wahyu Hidayat.
Klikwarta.com, Aceh Singkil - Dengan masuknya masa akhir jabatan kepemimpinan Dulmusrid-Sazali (Dulsaza) yang hanya beberapa bulan lagi lengser dari kursi orang nomor satu didaerah yang berjulukan Kota Betuah Bumi Syekh Abdurrauf As Singkili itu, mencuat dua nama calon yang akan menggantikan posisinya sebagai penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil.
Seperti diketahui, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil Dulmusrid-Sazali, akan lengser mengakhiri masa jabatannya bulan Juli 2022 mendatang. Sehingga kekosongan jabatan pimpinan daerah yang bermotto "Sekata Sepekat" itu sampai pemilu serentak 2024 akan diisi oleh seorang Pj. Bupati.
Dengan mulai beredar kencangnya dua nama calon siapa sosok yang akan mengisi kekosongan kursi orang nomor satu daerah setempat sebagai Pj.Bupati, menjelang lengsernya Dulmusrid-Sazali dari jabatan Bupati/Wakil Bupati Aceh Singkil, sampai terpilihnya pasangan kepala daerah hasil Pemilu 2024 mendatang, Banteng Muda Indonesia (BMI) setempat angkat bicara.
"Secara kelembagaan, terkait dengan mencuatnya dua nama calon Pj. Bupati Aceh Singkil yang beredar kencang ditengah masyarakat, Banteng Muda Indonesia sampai saat ini belum ada menentukan sikap dan masih bersifat netral", ucap Ketua BMI Aceh Singkil, Wahyu Hidayat, Kamis (24/3/2022) kemarin.
"Karena, untuk hal tersebut BMI Aceh Singkil menunggu instruksi dari pimpinan yang lebih tinggi", ujar Wahyu.
Dari informasi yang beredar kencang ditengah masyarakat saat ini, mencuat nama Sekretaris Daerah Aceh Singkil, Drs.Azmi dan Sekretaris Daerah Kota Subulussalam, Ir.Taufik Hidayat, calon yang digadang-gadangkan akan menduduki posisi jabatan Pj Bupati Aceh Singkil.
"Disamping itu, berbicara secara pribadi, bila memilih diantara dua nama calon tersebut, Wahyu mengaku, cenderung mendukung Ir.Taufik Hidayat menjadi Pj.Bupati Aceh Singkil", ujarnya.
Kendati demikian, Wahyu yang juga merupakan salah seorang putra daerah setempat berharap, siapa pun yang akan terpilih dan ditunjuk menjadi Pj.Bupati Aceh Singkil nantinya, dapat membawa, dan memajukan daerah yang bermotto "Sekata Sepekat" itu kearah yang lebih baik lagi, bermartabat, dan meningkatkan perekonomian masyarakat jauh dari ketertinggalan, harapnya.
(Pewarta: Ersi)








