Foto saat jelang pengukuhan SANS tahun 2019 di Bengkulu
Klikwarta.com, Bengkulu - Bahaya narkoba mengancam seluruh lapisan masyarakat. Terutama para generasi muda, yang rentan terdampak barang haram tersebut. Hal ini tentu menjadi perhatian bersama dan harus dilakukan pencegahan sedini mungkin.
Berangkat dari hal itu, Satgas Anti Narkoba Sekolah (SANS) Provinsi Bengkulu yang dikomandoi Dedy Haryadi komitmen dan konsisten dalam memberikan pendidikan tentang bahaya narkoba.
"Tak hanya kepada pelajar, namun juga kepada masyarakat di Provinsi Bengkulu akan kita berikan pengajaran terkait pencegahan dampak buruk narkoba bagi generasi muda", ungkap Dedy, Jumat (14/02/2020).
Ia mengatakan, tahun ini SANS terus berusaha memperbaiki diri dalam pembinaan, sosialisasi di sekolah-sekolah dan memberikan pendidikan bahaya narkoba.
"Pada tanggal 28-30 Maret mendatang, kami akan mengadakan Jambore SANS dan deklarasi 2000 pelajar bebas narkoba", ujar Dedy, dikutip Bengkulutoday.com.
Disamping itu, kata Dedy, anggota SANS se-Provinsi Bengkulu akan bergerak sosialisasi ke warga sekitar rumah mereka untuk mensosialisasikan bahaya narkoba dan peran penting keluarga dalam mencegah menggunakan narkoba.
"Terakhir Study tour ke pusat rehabilitasi di Bali. Dan selebihnya kegiatan rutin setiap tahun," tambah Dedy yang turut menargetkan pada tahun ini SANS sudah terbentuk hingga sekolah dasar.
Di lain sisi, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah turut memberi semangat kepada SANS agar giat cegah bahaya narkoba dimulai dari diri sendiri.
"Di Tahun 2020, ayo semangat untuk mensosialisasikan tentang bahaya narkoba dan ayo peduli lingkungan sekitarmu. Karena milenial hebat tanpa narkoba", seru bapak asuh SANS ini. (Red)








