Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah, saat Reses II di Kantor MWC NU Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (4/6/2022).
Klikwarta.com, Jawa Timur - Sesuai dengan tema pembangunan nasional termasuk Provinsi Jatim pada tahun ketiga pandemi ini adalah peningkatan kebangkitan ekonomi, Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah, membawa misi khusus saat reses II Tahun 2022.
"Seiring dengan konsep pembangunan ekonomi inklusif, kami melalui reses menyerukan dan menggerakkan terutama para pelaku ekonomi kreatif dari unsur perempuan. Karena faktanya UMKM yang ada di Jatim ini mayoritas adalah perempuan," katanya saat melakukan Reses II di Kantor MWC NU Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (4/6/2022).
Sekretaris DPW PKB Jatim itu mengaku terus menumbuhkan kreatifitas dari sumber daya dan dikolaborasikan dengan era teknologi. Dimana, kata Anik, segala aktivitas harus terdigitalisasi. Menurutnya, peluang itulah yang harus ditangkap oleh masyarakat Jatim.
Terkait modal yang dimilikinya, senyampang dia mampu berkreasi untuk menciptakan pekerjaan.
"Semisal jualan cilok, rujak manis, jualan pakaian dengan era digitalisasi tidak perlu buka stan, tidak perlu buka butik. Cukup dengan bagaimana bisa memanfaatkan teknologi ini dengan market place," ujarnya.
Hal itulah yang digerakkan kepada masyarakat yang ada di Dapil Sidoarjo. Mengingat masyarakat selalu mengeluhkan kepada pemerintah ada tiga hal. Yakni, butuh pelatihan.
Di mana, mereka butuh pelatihan untuk akses agar bisa masuk pasar yang dimiliki pemerintah Jatim.
"Tapi masyarakat banyak yang tidak tahu jadi butuh sosialisasi," imbuhnya.
Kedua, sambung Anik, karena keuangan terbatas dan tidak terbelit dengan hutang, perlu intervensi dengan modal lunak.
"Yang penting tidak terlalu rumit untuk persyaratannya," jelasnya.
Ketiga, kata Politisi PKB itu adalah akses pasar. Hal itu dinilai penting. Apalah artinya produktifitas masyarakat ketika mereka tidak mengerti bagaimana cara memasarkannya.
"Jadi perlu peran pemerintah dalam hal peningkatan kebangkitan ekonomi," pungkasnya. (*)








