Bupati Bintan Gratiskan Rapid Test 60 Santri Bintan ke Gontor

Rabu, 24/06/2020 - 15:05
Bupati Bintan Apri Sujadi

Bupati Bintan Apri Sujadi

Klikwarta.com, Bintan - Sebanyak 60 lebih santri dan calon santri asal Bintan menjalani proses rapid test di beberapa Puskesmas di Bintan. Mereka memiliki tujuan untuk kembali bersekolah ke Pondok Pesantren Gontor di Ponorogo Jawa Timur. Beberapa dari orangtua santri bahkan merasa khawatir karena untuk mendapatkan surat keterangan dan uji rapid test dikabarkan mahal.

“Kami sempat bimbang syarat yang ditetapkan maskapai harus menujukkan surat bebas Covid-19. Berapa pula harganya?”, ujar Hisan orang tua salah seorang Santri.

Dia pun berinisiatif untuk menghubungi Bupati Bintan Apri Sujadi akhir Mei kemarin, setelah menyampaikan pendapatnya, “Alhamdulillah Bupati Bintan menggratiskan Rapid Test untuk 60 orang lebih santri agar dapat kembali ke Gontor”, tegasnya.

Bupati Bintan Apri Sujadi menyampaikan, bahwa kendala terkait rapid test menjadi atensi bagi pemerintah daerah. Khususnya lagi bagi membantu masyarakat Bintan yang benar-benar membutuhkan.

“Inshaa Allah kita mudahkan setiap urusan, untuk meringankan beban. Apalagi kita semua tau saat ini, kita sedang menghadapi masa-masa kesulitan”, ucapnya.

s

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan, dr Gamma AF Isnaeni mengatakan pihaknya akan memfasilitasi penerbitan surat keterangan bebas Covid-19 dan Rapid Diagnostik Test (RDT) bagi warga Kabupaten Bintan yang akan keluar kota.

"Surat bebas Covid-19 dengan bukti hasil non reaktif RDT ini jadi bahan wajib bagi warga yang ke luar daerah," ujar Gamma.

Menurutnya, usai liburan diyakininya akan banyak pekerja maupun pelajar yang berangkat keluar dari Bintan. Namun ada permintaan dari beberapa moda transportasi mengenai surat kesehatan dan juga RDT.

Surat kesehatan bebas Covid-19 dengan hasil RDT itu bisa didapatkan warga di seluruh Puskesmas di Bintan. Pengurusannya tidak dipungut biaya alias gratis.

"Itu permintaan dari moda transportasi agar para penumpang memenuhi standar kesehatan," jelasnya.

Untuk pembuatan surat kesehatan bebas Covid-19 dan RDT tersebut akan diberlakukan sejak saat ini hingga masa covid-19 berakhir. Ini tentunya untuk memberikan kemudahan bagi daerah asal keberangkatan, operator transportasi dan juga daerah tujuan.

“Harapan kami tentunya agar penyebaran covid-19 dapat terus dicegah di tengah masa adaptasi yang akan dilakukan,” tutupnya.

(Pewarta : Surya/Pandi)

Berita Terkait