Bupati Rijanto Apresiasi Ponpes Al Mawaddah II yang Siap Songsong Kebiasaan Baru Melalui Ponpes Tangguh Semeru

Senin, 06/07/2020 - 16:04
Bupati Rijanto saat Memberikan Sambutan di Ponpes Al Mawaddah II (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Bupati Rijanto saat Memberikan Sambutan di Ponpes Al Mawaddah II (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Bupati Blitar Rijanto mengapresiasi Pondok Pesantren Al Mawaddah II di desa Jiwut, kecamatan Nglegok yang dinilai telah siap melakoni masa kebiasaan kehidupan baru atau New Normal Life. 

Apresiasi itu disampaikannya seusai melaunching Pondok Pesantren Tangguh Semeru (Sehat, Aman, Tertib, Rukun) di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mawaddah II, Senin (06/07/2020).

"Alhamdulillah persiapan-persiapan di pondok Al Mawaddah II mengikuti protokol kesehatan. Artinya, ponpes Al Mawaddah sudah siap untuk menyongsong New Normal Life. Inilah yang kita kehendaki bersama, semoga pondok Al Mawaddah menjadi Pondok Tangguh Semeru sesuai harapan kita dan menjadi contoh pondok-pondok yang lain," jelas Bupati Rijanto kepada awak media. 

Komentar positif Bupati Rijanto ini juga didasari observasi (meninjau) fasilitas-fasilitas atau infrastruktur yang sudah ada di Pondok Pesantren Al Mawaddah II Blitar. 

Pantauan pewarta Klikwarta.com di lokasi, Bupati Rijanto didampingi Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto beserta pejabat terkait Pemkab Blitar dan pengurus pondok, meninjau sejumlah fasilitas seperti rumah karantina yang jaraknya sekitar 50 meter dari pondok. 

Kemudian dia melanjutkan ke Masjid milik Ponpes Al Mawaddah II yang masih tahap penyelesaian. Satu persatu fasilitas yang lain berupa dapur, kamar mandi, toilet, ruang kelas, tempat cuci tangan yang terpasang di depan setiap kelas juga diketahuinya.

Bupati Rijanto

"Mengukuti protokol kesehatan semua ya. Termasuk mempersiapkan kelas separo dari biasanya, misalkan yang awalnya kelas dapat diisi 40 siswa mejadi separonya. Saya cek kamar mandinya para santriwati sudah pakai shower, bersih dan bagus sekali. Melihat dapur juga bersih semua tidak nampak suasana yang tradisional," urainya.

Bupati Rijanto menyadari, apa yang sudah diupayakan pondok pesantren merupakan bentuk upaya menuju kepada sebuah kebiasaan baru yang menjamin keselamatan dan kesehatan seluruh pengurus, santriwati di Ponpes Al Mawaddah, dengan memperhatikan protokol kesehatan (prokes) penanganan Covid-19. 

Ia berharap, semoga yang sudah dilakukan berdasarkan prokes penanggulangan Pandemi Covid-19 itu mampu memutus mata rantai penyebaran virus Korona di Kabupaten Blitar, terlebih di Indonesia. 

(Pewarta : Faisal NR / Adv)

Berita Terkait