Coba Bunuh dan Rampas Mobil Pemandu Lagu, Dua Pemuda Ditangkap Polisi

Dua Terduga Pelaku Percobaan Pembunuhan dan Perampasan Berhasil Diamankan Polisi
Dua Terduga Pelaku Percobaan Pembunuhan dan Perampasan Berhasil Diamankan Polisi

Klikwarta.com - Dua pria masing-masing Joy (25), warga Kabupaten Bengkulu Utara, dan HR (29), warga Kabupaten Bengkulu Tengah, ditangkap petugas dari Jatanras Reskrimum Polda Bengkulu pada Kamis (13/6/2019). Keduanya diduga terlibat percobaan pembunuhan dan perampasan dengan korban seorang pemandu lagu inisial KK. Dari penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti 1 unit kendaraan jenis Daihatsu Sigra milik korban KK.

Kasus percobaan pembunuhan dan perampasan bermula pada 28 Mei 2019 lalu, korban KK melapor telah menjadi korban percobaan pembunuhan dan perampasan. 

Sebelum kejadian, korban bersama Joy awalnya sudah saling kenal. Kemudian, keduanya pergi ke tempat hiburan D & C Karaoke di Kelurahan Rawa Makmur, Kota Bengkulu. Selesai karaokean, terduga pelaku Joy meminta diantarkan ke Jalan Hibrida. Namun ternyata, terduga pelaku Joy diam-diam menghubungi rekannya HR untuk melakukan niat jahat kepada korban. 

Terduga pelaku Joy kemudian menusuk korban dengan sebilah keris. Tusukan itu berhasil dielak oleh korban, hingga akhirnya terduga pelaku Joe mencekik korban dari belakang yang mengakibatkan korban pingsan. Korban yang mengalami pingsan sempat dibawa ke Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang. Namun, tiba-tiba korban sadarkan diri dan terduga pelaku Joe menjerat leher korban dengan tali tas. Menduga pelaku sudah tidak bernyawa, terduga pelaku lantas menurunkan korban di perjalanan.

Ternyata, korban hanya pura-pura mati dan akhirnya korban menuju Kota Bengkulu dengan menumpang angkutan travel. Sesampai di Kota Bengkulu, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polisi.

"Ya setelah mendapatkan beberapa petunjuk tim kita berhasil menangkap terduga pelaku Joy, warga Bengkulu Utara, beserta barang bukti mobil milik korban jenis Daihatsu Sigra,” ujar Kasubdit Jatanras Polda Bengkulu, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Max Warinners, Minggu (16/6/201919).

Dijelaskan Kasubdit Jatanras Polda Bengkulu, terduga pelaku kabur ke Lubuklinggau dan sempat menyamarkan nomor plat mobil itu. Selama dalam pelariannya, mobil curian dari korban digunakan untuk ditravelkan sebelum mendapat pembelinya. Setelah menangkap Joy, anggota langsung melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya.

Dari pengakuan Joy, ia meyekap korban dibantu temannya HR, warga Desa Taba Lagan Kabupaten Bengkulu Tengah. Tak butuh waktu lama memproses pengakuan Joy, Polisi dengan cepat langsung bisa menangkap HR di kediamannya di Desa Taba Lagan dihari yang sama. Saat mengetahui identitas HR, anggota mulai menyadari HR merupakan buronan yang dicari sejak tahun 2011.

"Ia terlibat pembunuhan sadis dengan 6 tusukan dibadan korbannya di daerah Liku Sembilan Taba Penanjung, Bengkulu Tengah, bersama 2 teman lainnya yang telah lebih dahulu menghuni jeruji besi. Hingga saat ini, keduanya beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolda Bengkulu, untuk diproses hukum. Terduga pelaku diancam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengam kekerasan dengan pidana 9 tahun penjara,” ucap AKBP Max Warinners. (Sumber : Tribratanewsbengkulu.com.)

Related News