Foto Kanit Tipidkor Polres Bitung bersama 14 Saksi yang di hadirkan saat pemeriksaan Dirtek PD Bangun Bitung di ruang Tipidkor
Bitung, Klikwarta.com - Penyidik Tipidkor dalam hal ini Kanit Tipidkor Polres Bitung, Ipda Hevry Samson SH Kembali memanggil 14 orang saksi secara serentak dalam dugaan tindak pidana korupsi pada pekerjaan Docking spesial kapal KMP Tude tahun 2021. Jumat, (5/5/23).
Kanit Tipidkor Polres Bitung, Ipda Hevry Samson, SH mengatakan Pemanggilan ke 14 Saksi ini tidak lain untuk mengkonfrontir pertanyaan-pertanyaan yang di ajukan penyidik kepada Direktur Teknik PD Bangun Bitung, Yohan Mangempis terkait adanya dugaan skandal pekerjaan docking spesial kapal KMP Tude tahun 2021.
Ipda Hevry Samson, SH menjelaskan bahwa 14 orang saksi yang di hadirkan dalam pemeriksaaan tersebut yakni, 3 dari pihak PT Dock Kelapa Dua Permai, 3 dewan pengawas PD Bangun Bitung, 2 staf keuangan PD Bangun Bitung, 1 mantan Kabag keuangan PD Bangun Bitung, 1 staf pengawas pekerjaan docking, staf PD Bangun Bitung yang namanya di masukan sebagai anggota pelelangan.
"Untuk saudara Irwan Taidi yang mengerjakan pekerjaan overhaul KMP Tude,Vivek Tololiu CV. Crisanvie,Mourits Bawekes dan Yohan Mangempis selaku Dirtek PD Bangun," ungkapnya.
Lanjut, Menurut Kanit Tipidkor, pemeriksaan pendalaman keterangan dilakukan untuk mencocokkan dengan dokumen bukti terkait, guna dapat membuat terang peristiwa pidan yang terjadi. Dalam pemeriksaaan tersebut juga disinggung tentang dokumen kontrak yang berubah-ubah yang tentunya tidak melalui tender sesuai ketentuan, bahkan juga temuan koreksi dewan pengawas PD Bangun Rp. 1 miliar, serta adanya penekanan akan dilakukan pemeriksaan terhadap setiap item pekerjaan, baik itu pekerjaan docking maupun pekerjaan overhaul.
"Demikian juga dengan pekerjaan overhaul KMP Tude yang di kerjakan oleh Irwan Taidi belum di bayarkan senilai Rp. 122 juta sedangkan realisasi pembayaran ke pekerjaan overhaul ada di tahun 2021 sejumlah Rp. 450 juta dan di tahun 2022 sejumlah Rp. 232 juta. Kasian kan saudara Iwan Taidi (CV. Karya Pratama) orang yang mengerjakan pekerjaan overhaul main engine KMP Tude l, sehingga kapal tersebut bisa beroperasi namun belum diselesaikan jasa pekerjaannya," ujarnya.
Lebih lanjut, Kanit mengatakan penekanan juga kelada Dirtek PD Bangun Bitung, Yohan Mangempis untuk mempersiapkan semua bukti pendukung terkait dengan pekerjaan docking yang disediakan owner, demikian juga dengan pekerjaan overhaul. Selain itu di mintakan juga untuk menyiapkan data bukti pendukungnya.
"Pembelian sparepart, di beli dimana,berapa nilainya kita mintakan semaunya untuk disiapkan sehingga ketika akan dilakukan pemeriksaan susah ada dalam pemeriksaaan secara keseluruhan terhadap pihak-pihak direncanakan untuk pemeriksaan fisik pekerjaan overhaul KMP Tude Minggu depan oleh penyidik bersama-sama dengan Dirtek, Dewan pengawas, pengawas pekerjaan dan Irwan Taidi," pungkasnya.
Kanit Tipidkor juga menambahkan bahwa, Unit Tipidkor Polres Bitung serius dalam penyelidikan perkara ini, dengan tujuan agar dapat membuktikan adanya penyimpangan yang terjadi dan siapa subyek hukum yang bertanggung jawab.
Selain itu, pada kesempatan ini Kanit Tipidkor Ipda Hevry Samson SH juga menyampaikan terkait dengan adanya saling curiga di lingkungan Perumda Bangun Bitung terkait siapa yang melaporkan masalah tersebut, sehingga Unit Tipidkor Polres Bitung dapat mengungkap perkara ini.
"Saling curiga dan menuduh kalau yang lapor Kabag keuangan, pengawas pekerjaan,Dewan pengawas bahkan ada juga yang menyebutkan nama mantan dirkesi periode sebelumnya memberikan informasi ke Tipidkor Polres Bitung. Saya Jelaskan dalam pemeriksaaan pemeriksaan tersebut yang yang di hadiri Dirtek, bahwa pengungkapan adanya indikasi tindak pidana korupsi pada pekerjaan Docking spesial kapal KMP Tude tahun 2022 yang menggunakan dana penyertaan modal dan pendapatan Perumda Bangun Bitung, merupakan murni hasil pengumpulan baket oleh Kanit Tipidkor. Dan saya melihat saat ini ada demo yang dilakukan oleh karyawan, insting polisi lihat ini ada masalah di Perumda Bangun Bitung. Puji Tuhan dapat baket tentang docking spesial Kapal KMP Tude, yang selanjutnya dibuat produk dilaporkan ke pimpinan untuk penyelidikan. Puji Tuhan, disaat pemeriksaan terhadap pihak-pihak ditemukan banyak dugaan penyimpangan yang berindikasi adanya kerugian keuangan negara. Mohon doa masyarakat untuk kami dapat menyelesaikan perkara ini secepatnya," tutur Kanit Tipidkor.
Pewarta : Laode








