Danrem 071/Wijayakusuma Pimpin Upacara Penyambutan Personel BKO Penebalan Apter

Sabtu, 25/12/2021 - 09:35

Klikwarta.com, Banyumas – Komandan Korem (Danrem) 071 Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, pimpin upacara penyambutan persoil BKO penebalan Aparat teritorial (Apter) yang telah selesai melaksanakan tugas di wilayah Kodam XVIII/Kasuari tahun 2020. Upacara berlangsung di gedung pertemuan A.Yani Makorem 071/Wijayakusuma Sokaraja Banyumas, Jumat (24/12/2021).

Sebanyak 22 Prajurit yang telah selesai melaksanakan tugas, tiba di home base Makorem 071/Wijayakusuma. Para prajurit disambut langsung oleh Danrem 071/Wijayakusuma, beserta jajaran. Upacara penyambutan dilaksanakan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. 

Kolonel Inf Dwi, menyampaikan, upacara ini dilakukan sebagai tradisi satuan dalam rangka menyambut prajurit Wijayakusuma yang telah selesai melaksanakan tugas sebagai personel BKO penebalan Apter.

"Kegiatan ini, sebagai penghormatan dan penghargaan kepada para prajurit yang telah mendarmabaktikan membantu penebalan BKO Apter diwilayah Kodam XVIII/Kasuari", terang Danrem.

Tradisi seperti ini, kata Danrem, harus dilanjutkan. Selaku pimpinan, ia pun merasa bangga dan berterima kasih atas dedikasi dan pengabdian prajurit selama bertugas di Kodam XVIII/Kasuari. 

"Selamat datang kembali ke kesatuan Korem 071/Wijayakusuma, tentunya dari belajar pengalaman yang diambil selama penugasan itu adalah merupakan cerminan dari kita prajurit Wijayakusuma", ucap Kolonel Inf Dwi.

Danrem 071/Wijayakusama itu tak lupa berpesan, khususnya kepada prajurit yang telah kembali dari Satgas BKO, untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Sesuaikan dengan tradisi satuan masing-masing, kemudian jika terjadi hal-hal yang mungkin selama penugasan ada yang perlu di komunikasikan dan ada yang perlu dikoordinasikan, jangan sungkan-sungkan untuk disampaikan kepada unsur pimpinan yang ada di satuan.

"Selamat, jangan lupa kembali ke kesatuan, benahi diri, konsolidasi diri dan Ingat, kalian baru kembali dari Papua, tentunya di sana tidak jauh dari malaria, dan tentunya kita berpikir bahwa Papua termasuk rawan HIV/AIDS, serta masalah pandemi covid-19, jadi saya sampaikan karena saya juga pernah melaksanakan tugas di Papua selama 4,5 Tahun", demikian pesan Danrem.

 

Pewarta : Peni Kusumawati

Berita Terkait