Seorang pria muda meninggal dunia tergantung dengan terikat tali dileher didepan kamar mandi lantai dua rumah korban, Jum'at malam, 11 Juli 2025
Klikwarta.com, Aceh Singkil - Warga Rimo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, digemparkan oleh penemuan seorang pria muda meninggal dunia tergantung dengan terikat tali dileher didepan kamar mandi lantai dua rumah korban, Jum'at malam, 11 Juli 2025. Pria tersebut diduga mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara bunuh diri menggunakan tali.
Mengetahui peristiwa tragis tersebut, Polres Aceh Singkil bergerak cepat mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan Olah TKP dan mengevakuasi korban yang diduga bunuh diri itu.
Korban diketahui berinisal AERL, pria kelahiran Rimo, 19 Juni 1999, berdomisili di Desa Rimo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, ucap Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono,S.I.K.,M.H., melalui Kasi Humas Polres Aceh Singkil IPTU Eska Agustinus Simangunsong,S.H. Sabtu, 12 Juli 2025.
Dari hasil pemeriksaan para saksi oleh Tim Sat Reskrim Polres Aceh Singkil dibantu Polsek Gunung meriah, peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB (11/7). Saat itu, korban baru saja menyusun slop rokok di kedai milik keluarga. Tidak lama kemudian, korban menerima telepon dari kekasihnya yang diketahui berinisial EP. Percakapan melalui telepon tersebut diduga memicu pertengkaran terkait persoalan hutang piutang, ujar Kasi Humas.
Usai panggilan tersebut, korban juga sempat terlibat cekcok mulut dengan ayahnya di rumah, yang juga dipicu oleh permasalahan keuangan. Dalam kondisi emosi yang memuncak, korban kemudian naik ke lantai dua rumahnya. Di sana, ia mengikatkan tali ke lehernya di depan kamar mandi.
Meskipun posisi kaki korban tidak tergantung sepenuhnya, korban diduga memaksakan posisi gantung hingga menyebabkan terjepitnya saluran pernapasan yang mengakibatkan kematian di tempat, ungkap Kasi Humas
Keluarga yang menyadari situasi tersebut segera menuju ke lantai dua dan mendapati korban dalam keadaan tergantung tanpa tanda-tanda kehidupan. Mereka pun segera melepaskan ikatan tali dari leher korban.
Tim dari Polres Aceh Singkil yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi awal. Petugas mengamankan TKP, melakukan olah TKP secara menyeluruh, dan mengamankan sejumlah barang bukti yang ada kaitan dengan peristiwa tersebut.
Sementara itu dari pihak keluarga sudah membuat pernyataan bahwa menolak melakukan autopsi terhadap korban dan sudah mengikhlaskan peristiwa tersebut.
Kasi Humas juga ikut menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut dan mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi psikologis anggota keluarga di tengah tekanan ekonomi maupun permasalahan pribadi lainnya.
Pihak kepolisian masih terus mendalami motif dan latar belakang peristiwa ini serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi guna memastikan tidak adanya unsur pidana lain di balik kejadian tersebut.
Pewarta: Erwan








