Antisipasi Varian Baru, Pemkab Lingga Gelar Rakor Satgas Covid

Senin, 14/02/2022 - 22:50
Rapat koordinasi Satgas Covid bersama Forkompinda Lingga, di Gedung Daerah Dabo Singkep, Senin (14/02/2022)

Rapat koordinasi Satgas Covid bersama Forkompinda Lingga, di Gedung Daerah Dabo Singkep, Senin (14/02/2022)

Klikwarta.com, Lingga - Pemerintah Kabupaten Lingga menggelar rapat koordinasi Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 bersama Forkompinda di Gedung Daerah, Dabo Singkep, Senin (14/02/2022). 

Rakor ini merupakan langkah persiapan dan kesiagaan dini daerah. Mengingat peningkatan kasus varian baru yang sudah melonjak dibeberapa wilayah  Indonesia. Termasuk di Kepulauan Riau.

"Di Kepulauan Riau, kecuali Lingga dan Anambas belum ada kasus covid. Apalagi Batam dan Tanjungpinang sebagai pintu masuk, yang sudah tercatat ada kasus. Jadi wajar kita hari ini berupaya sebagai langkah kesiagaan. Bukan karena lalai, atau sudah ada kasus covid. Jadi ini sebagai langkah persiapan diri, dan antisipasi", kata Bupati Lingga, Muhammad Nizar, saat memimpin rapat bersama Kapolres, Kajari dan satgas Covid serta beberapa OPD.

Beberapa saran dan masukan, menjadi catatan serta pertimbangan untuk segera diselesaikan. Seperti penginputan data vaksinasi yang hari ini masih belum clear.

Secara manual, Lingga sudah terbilang cukup baik pada capaian vaksinasi. Namun dalam input data secara online, Lingga masih minim vaksinasi. Begitu juga, terkait kendala pada penggunaan mesin PCR.

Karena itu, Bupati berharap agar segera diselesaikan. Termasuk optimalisasi isolator yang sudah tersedia sebagai ruang isolasi pasien jika ada temuan kasus. 

"Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas, berkaitan dengan data input vaksinasi dan PCR inikan teknis. Jadi segera lakukan rapat, nanti hasilnya diberitahukan," papar Nizar.

Berkaitan dengan hasil capaian vaksinasi dari tahap pertama, kedua dan booster, serta vaksinasi pada jenjang usia dibeberapa Kecamatan dan Puskesmas yang masih belum maksimal karena beberapa kendala, agar segera ditindaklanjuti, dengan membentuk teamwork yang solid, pinta Nizar.

Lanjut Nizar, perbanyak sosialisasi sebagai langkah persuasif ataupun melakukan vaksinasi dor to dor. Selain itu, izin keramaian juga perlu dievaluasi dan diperketat dengan protokol kesehatan, walaupun Lingga masih berada di level-1.

"Salah satu solusi itu dor to dor, tim vaksin harus kompak. Walaupun sakit-sakit, karena ini tanggungjawab harus segera dikejarkan," kata Bupati.

Ia mengakui, tahun 2022 tidak ada anggaran untuk penanganan covid. Kekurangan itu bisa diantisipasi menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dengan menetapkan status bencana jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan.

Meski demikian, Nizar berharap hal tersebut dikomunikasikan dengan tim satgas Provinsi, apakah dibenarkan atau tidak atau ada petunjuk lain dari sisi anggaran. Sebab dalam penggunaan BTT harus benar-benar untuk hal yang signifikan.

Dia juga berharap, koordinasi penanganan Covid bersama instansi vertikal makin terjalin ke depan. Ia pun turut bersyukur berkat kerja sama semua pihak yang saling berjibaku bahu membahu, baik dari TNI-Polri, Pemerintah daerah dan masyarakat yang terlibat aktif.

Kasus covid sampai hari ini masih landai di Kabupaten Lingga. Tentunya, kondisi yang telah nyaman ini, harus dijaga agar aktivitas tetap berjalan normal, meski sedikit, tapi tetap dengan aturan prokes.

"Semoga langkah-langkah kita untuk mengantisipasi Covid ini dapat berjalan baik dan baik untuk daerah kita", demikian Nizar.

Pewarta : Nazili

Berita Terkait