Foto Istimewa
Klikwarta.com - Persekutuan Gereja Gereja di Indonesia (PGI) menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana alam yang terjadi disejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur pada hari Sabtu , 4 April
Bencana alam, seperti angina kencang, longsor dan banjir yang terjadi telah memporak porandakan ratusan rumah warga, merusak fasilitas umum termasuk rumah sakit, jembatan dan bendungan hingga menelan korban jiwa. Korban luka luka serta warga yang mengungsi.
PGI mengungkapkan belarasa terhadap keluarga keluarga yang terdampak, serta duka mendalam atas korban jiwa dan ribuan warga yang megungsi. Persekutuan Geraja Indonesia (PGI) terus mencermati perkembangan situasi terkini dan mendukung dalam doa dan kerja Tim Reaksi Cepat untuk mencari korban yang masih belum diketemukan diwilayah wilayah terdampak.
Guna menyikapai bencana ini, MPH PGI menyampaikan beberapa imbauan yaitu : Agar gereja gereja membawakan dalam doa dan membantu para korban sebagai wujud kepedulian bagi sesame
Secara khusus PGI mendorong gereja gereja di Indonesia untuk mendukungnya upaya tanggap darurat bersama gereja gereja di NTT (GMIT dan GKS). Dukungan tenaaga relawan terlatih maupun dukungan bantuan darurat bagi para korban, kelompok rentan dan pengungsi
MPH-PGI meminta perhatian pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya BNPB untuk meningkatkan bantuan bagi para warga terdampak, serta secepatnya merekontruksi kerusakan kerusakan yang terjadi
Mengimbau agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena alam yang anomaly, sambil terus memperhartikan informasi dari BMKG dan pihak terkait sehingga bisa berjaga jaga.








