Fakta Unik Pasar Dhoplang, Surganya Kuliner Tradisional

Jumat, 07/07/2023 - 16:58
Pintu masuk Pasar Dhoplang (Sumber: Istore)

Pintu masuk Pasar Dhoplang (Sumber: Istore)

Oleh : Muhammad Ilham Fadiillah

Klikwarta.com - Jika ingin mencari tempat kuliner tradisional yang unik di Wonogori, maka bisa mencoba kunjungi pasar unik ini. Pasar itu adalah Pasar Dhoplang yang berdiri sejak 2018, terletak di Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Pasar ini dikenal karena menjual berbagai jajanan tradisional yang sulit ditemukan di tempat lain.

Pasar Dhoplang, yang dirancang seperti pasar desa tempo dahulu, memiliki ciri khas yang membedakannya dari pasar tradisional lainnya. Salah satu keunikan Pasar Dhoplang adalah penggunaan uang koin kayu sebagai alat tukar di pasar ini.

Ketika berbelanja di Pasar Dhoplang, pengunjung harus menukar uang mereka dengan koin kayu yang telah disediakan di pasar tersebut. Meskipun menggunakan mata uang kayu, nilai tukarannya tetap sama dengan uang rupiah.

Di Pasar Dhoplang, terdapat berbagai jenis menu kuliner tradisional yang dijual oleh para pedagang. Ada gatot, gronthol, besengek, tiwul, sego bancakan, cabuk, puli, pecel, dan wedang uwuh. Semua menu tersebut akan membuat mereka merasakan nostalgia sekaligus menjadi pengalaman yang mengesankan.

Selain itu, Pasar Dhoplang juga menerapkan konsep pasar antiplastik. Ini berarti plastik tidak digunakan sebagai kemasan atau wadah makanan di pasar ini. Sebagai gantinya, makanan dijual dengan menggunakan bungkus daun pohon jati ataupun pisang, sedangkan minuman disajikan dalam wadah berupa gerabah atau kaca. Pasar ini juga menjunjung tinggi budaya Jawa, yaitu setiap orang yang masuk ke Pasar Dhoplang diwajibkan berbicara menggunakan bahasa Jawa.

Adapun, sensasi unik dapat dirasakan saat makan di Pasar Dhoplang, karena pengunjung dapat menikmati hidangan makanan dan minuman di bawah pepohonan yang rindang dengan pemandangan hamparan sawah yang ditanami padi dan palawija di sekitar pasar. Hal ini memberikan suasana yang sejuk dan nyaman saat menikmati jajanan tradisional.

Selain itu, atmosfer tradisional Pasar Dhoplang makin terasa dengan para penjual yang mengenakan pakaian tradisional seperti jarik dan atasan lurik Jawa tempo dulu. Lagu-lagu tradisional tembang Jawa yang mengalun di sudut pasar juga menambah nuansa tempo dulu yang kental di Pasar Dhoplang.

Pasar Dhoplang menawarkan berbagai jajanan tradisional dengan harga yang sangat terjangkau. Namun, pasar ini hanya buka pada hari Minggu saja, jadi pengunjung harus mengatur jadwal kunjungan mereka. Untuk mendapatkan pilihan makanan yang lebih banyak, disarankan untuk datang pagi, karena menjelang siang makanan biasanya sudah habis.

Adapun, akses ke Pasar Dhoplang sangat mudah. Lokasinya berada di Desa Pandan, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Pengunjung dapat mencapai pasar melalui dua jalur, yaitu jalur barat melalui Solo-Wonogiri-Slogohimo-Desa Pandan, atau jalur timur melalui Madiun-Ponorogo-Sologohimo-Desa Pandan. Jalan menuju pasar dalam kondisi baik dan dapat dilalui kendaraan kecil hingga bus besar.

Bagi wisatawan yang mengunjungi Wonogiri pada hari Minggu, disarankan untuk mencoba aneka jajanan tradisional yang lezat dan sehat di Pasar Dhoplang. Selain menikmati kuliner tradisional dan mencicipi makanan yang enak, pengunjung juga bisa menikmati udara segar dan suasana yang tenang di pasar ini. 

Berita Terkait