Kasus Pemerkosaan Gadis 15 Tahun di Bengkulu Utara, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi saat memberikan keterangan pers, Selasa (07/11/2017)
Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi saat memberikan keterangan pers, Selasa (07/11/2017)

Klikwarta.com - Setelah melakukan serangkaian olah TKP dan penyelidikan, Kapolres Bengkulu Utara AKPB Ariefaldi didampingi Kasat Reskrim AKP M Jufri memberikan keterangan pers kepada media, terkait kasus pemerkosaan dan pencabulan yang menimpa Melati (nama samaran, red) yang masih berusia 15 tahun, warga Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara yang sempat membuat heboh publik.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, kejadian tersebut merupakan perbuatan persetubuhan terhadap anak dibawah umur," kata Kapolres, Selasa (7/11/2017).

Selain itu, berdasarkan hasil visum tidak ditemukan bentuk kekerasan yang signifikan yang menyebabkan unsur pemaksaan, terang Kapolres. Tambahnya, antara korban dan pelaku sudah saling mengenal dan peristiwa tersebut merupakan dampak dari pergaulan bebas.

Selanjutnya, berdasarkan olah TKP, peristiwa pemerkosaan dan pencabulan terjadi di malam yang sama, yakni 4 November 2017 dengan dua lokasi berbeda. 

"Namun untuk kejadian kedua tidak berlangsung pemerkosaan karena ada penolakan dari korban," paparnya.

Mirisnya, berdasarkan pemeriksaan dan pengakuan korban, beberapa pelaku sudah pernah melakukan hubungan badan sebelum peristiwa tersebut. 

"Itu berdasarkan pemeriksaan kami dan pengakuan korban," urai Kapolres. 

"Sementara pelaku yang ditetapkan tersangka 2 orang. Dimalam kejadian memang ada 10 pelaku, yang dua melakukan pencabulan, 3 persetubuhan, sedangkan lainnya percobaan dan itu terjadi di 2 lokasi," beber Kapolres. 

Selanjutnya, kata Kapolres, peristiwa tersebut akan menjadi fokus dan akan didalami untuk mengungkap sebenarnya. (BU1/BT)

Dibaca: 176 kali

Related News