Kebakaran Gudang di Tanjung Unggat, Tiga Armada Dikerahkan Padamkan Api

Kamis, 03/09/2026 - 19:05
Kebakaran Gudang di Tanjung Unggat, Tiga Armada Dikerahkan Padamkan Api

Kebakaran Gudang di Tanjung Unggat, Tiga Armada Dikerahkan Padamkan Api

Klikwrta.com, Tanjungpinang - Kebakaran hebat melanda sebuah gudang di kawasan Jalan Dermaga, Tanjung Unggat, Kota Tanjungpinang, Rabu (2/9/2026) siang.

Api dilaporkan muncul sekitar pukul 12.10 WIB dan dengan cepat membesar. Kondisi ini dipicu banyaknya material mudah terbakar yang tersimpan di dalam gudang, seperti kardus, plastik, botol dan bahan lainnya.

Kepulan asap tebal terlihat membumbung dari kawasan gudang. Warga bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta BPBD Kota Tanjungpinang langsung berupaya menjinakkan api. Petugas juga memanfaatkan pasokan air laut untuk membantu proses pemadaman.

Seorang saksi, Aman, mengatakan api pertama kali muncul dari kabel listrik yang diduga mengalami korsleting. Percikan api kemudian mengenai kardus dan material mudah terbakar di sekitar lokasi.

"Api pertama sekali itu di bagian kabel, jadi saya langsung matikan apinya, kemudian tidak bisa kita padamkan karena terlalu besar," ujar Aman.

Saat kejadian, Aman bersama seorang admin berada di dalam gudang. Menurutnya, api cepat menjalar setelah mengenai material seperti kardus dan tisu.

"Kalau sudah sedikit saja kena kardus atau seperti tisu, itu langsung terbakar, yang lain itu tidak terbakar," katanya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang Juliadi Halomoan mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.10 WIB. Tiga unit armada langsung dikerahkan ke lokasi.

"Kita kerahkan ada tiga, yang 6 ton ada dua, yang 4 ton ada satu," ujar Juliadi.

Proses pemadaman tidak mudah karena material yang terbakar didominasi bahan plastik. Api membutuhkan waktu lebih lama untuk benar-benar dipadamkan.

"Karena bahan ini plastik, agak sulit dipadamkan, jadi agak lambat," tambahnya.

Ketersediaan air selama proses pemadaman berjalan lancar. Petugas juga mendapat dukungan dari BPBD Kota Tanjungpinang dan warga sekitar.

"Air alhamdulillah, lancar dibantu sama BPBD," ucap Juliadi.

Petugas kemudian melanjutkan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Proses tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 14.30 WIB.

Belum diketahui nilai kerugian akibat kebakaran tersebut. Penyebab pasti kebakaran juga masih dalam penanganan pihak terkait, sementara dugaan awal dari saksi menyebut adanya korsleting listrik. (**) 

Berita Terkait