Foto Anggota DPRD Kota Bitung, Ramlan Irfan dan Perwakilan Masyarakat Julius Rolly Hengkengbala
Klikwarta.com, Bitung - Setelah adanya klarifikasi dan tanggapan desakan masyarakat kepada Ramlan Irfan, Anggota DPRD Kota Bitung yang merupakan politisi Nasdem yang angkat suara lewat media online yang meminta Perumda Pasar harus bersifat transparan dan terbuka dalam penyelesaian persoalan dugaan penguasaan tanah rakyat pasar winenet Kota Bitung.
Akhirnya mendapat Kritikan pedas dari masyarakat Kota Bitung. Masyarakat menilai diduga bahasa ini sebagai pencitraan dan panggung sinetron para oknum-oknum wakil rakyat yang hanya berani berkoar meminta transparansi dan keterbukaan rakyat padahal dirumahnya sendiri, DPR menyimpan banyak misteri persoalan tidak ada transparansi dan keterbukaan Publik dan juga masalah yang tak kunjung diselesaikan.
"Ramblan irfan ini selaku anggota dewan sungguh luarbiasa. Krtikan masyarakat selalu beliau mengatakan Tansparansi/Keterbukaan, kata kata ini saya anggap sangat tidak terpuji jika di ungkapkan oleh wakil rakyat rakyat yang diminta terbuka. Pertanyaannya sekarang,apakah DPRD Kota Bitung sudah melakukan tranparansi keterbukaan publik? Apaka DPRD Kota Bitung sudah tranparan dalam keterbukaan untuk membuat laporan sebagi bentuk pertanggung jawaban ke masyarakat? Dan terkait dengan gaji,tunjungan, perjalanan dinas dll apa ada tranparansi dan keterbukaan publik?. Pak dewan benahi duluh rumahmu, rumah rakyat di bangun oleh uang rakyat baru bicara tranparansi dan keterbukaan publik", ujar Julius Hengkengbala, Senin (8/9).
Atas nama Masyarakat Kota Bitung, Hengkengbala juga mendesak Politis Nasdem, Ramlan Irfan jangan hanya meminta rakyat yang terbuka tetapi pihak DPRD Bitung juga harus ada transparansi dan keterbukaan.
"Harus adil dong dan berani mengambil sikap dan keputusan untuk melakukan keterbukaan dan transparansi publik kepada masyarakat Kota Bitung Terkait seluruh kegiatan DPRD Kota Bitung yang menggunakan uang rakyat," tegasnya.
Selain itu, Yudi Hengkengbala juga meminta kepada Ramlan Irfan selaku anggota DPRD harus berani angkat suara terkait keterbukaan dan transparansi dugaan Persoalan dan permasalahan Perjalanan Dinas Anggota DPRD Kota Bitung yang diduga masyarakat persoalan ini masih tertutup rapat dan belum terbuka dan transparansi.
"Kami masyarakat wajib tahu, karena fasilitas yang kalian pakai bersumber dari uang kami uang rakyat," geramnya. (*)








