Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK. MSi didampingi Kasat Reskrim Kasat Naarkoba serta Kasat Lantas Bireuen ketika gelar konfrensi pers akhir tahun di Aula Confrence Mapolres Bireuen
Klikwarta.com, Bireuen - Kepolisisan Resor Kabupaten Bireuen merangkum total kasus yang sempat terjadi serta ditanganinya dalam rentang waktu satu tahun penuh. Diantara kejadian yang telah berlaku sepanjang tahun 2019, Polres Bireuen merealise tiga kasus yang paling menonjol, yakni Kasus Kriminal Bersenjata (KKB), Narkoba dan Lakalantas.
Sebagaimana yang diungkapkan Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK, M.Si saat menggelar konferensi pers akhir tahun 2019 di Mapolres Bireuen, Selasa 31 Desember 2019, terkait kasus kriminal bersenjata termasuk halnya dengan kejadian pencurian dengan cara kekerasan senjata api terhadap mobil box bermuatan rokok yang terjadi pada awal Januari 2019 lalu di Peudada, dan berhasil menangkap pelaku pada Maret 2019.
Sementara terkait kasus Kriminal Bersenjata adalah KKB Pimpinan Abu Razak dan tindakan penangkapan terhadap Yahdi bersama ajudannya yang berinisial RD yang terjadi di kawasan Cot Rabo Baroh Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen awal November 2019 lalu.
Dalam gelar Konfrensi Pers bersama wartawan liputan Bireuen tersebut, Kapolres Gugun turut didampingi Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah SIk, Kasat Narkoba, Ipda M. Nazli SH,MH, Kasat Lantas, Iptu Sandy Titah Nugraha SIK.
Sementara tentang kasus narkoba diuraikan Gugun, pada tahun 2019 pihaknya telah menyita BB jenis ganja seberat 58.445,46 gram, sedangkan norkoba berupa sabu - sabu totalnya mencapai berat 5.043,72 gram, dengan 77 perkara. "Tersangka terlibat kasus sabu sebanyak 96 orang dan ganja 11 tersangka. Yang sudah P21, 66 kasus, 11 kasus dalam proses penyelidikan,” kupasnya,
Dipenghujung keterangannya, Kapolres BIreuen menegaskankan bahwa Polisi selalu komitmen dan tegas untuk memberantas narkoba serta akan tetap menjerat sosok sipapun pelakunya, walau anggota Polri sekalipun, buktinya ya resiko yang diterima seorang anggota kepolisian Polres Bireuen karena terlibat Narkoba," demikian tandas Kapolres Bireuen menutup acara konfrensi Pers penghujung tahun 2019. (Roes - Brn)








