Beginilah Penampakan Remaja Pesantren Mencecar Para Pelanggar Lalu Lintas di Seputaran Kota Kabupaten Bireuen Kamis 24 Oktober 2019.
Klikwarta.com, Bireuen - Puluhan personel Satlantas Polres Bireuen didampingi ratusan santriwan dan santriwati berkalaborasi memperagakan aksi unik tertib berlalulintas dengan menggelorakan Operasi Zebra Rencong 2019, di pusat kota Kabupaten Bireuen Kamis 24 Oktober 2019.
Dengan memakai kostum khas anak pesantren (jubah putih) mereka mendampingi polantas di sudut-sudut kota dan dengan sigap menghalau pengendara yang melakukan pelanggaran.
Setelah terjaring, para pelanggar diperiksa surat-suratnya oleh petugas, sementara Santri mengerumuni pelanggar dengan tujuan menyampaikan dakwah/tausyiah kepada pelanggar secara bergantian tentang pentingnya menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain secara islami.
Bahkan para santri mengerumuni pelanggar dengan sikap duduk melingkar lalu secara serirama memanjatkan doa-doa secara langsung agar para pelanggar tertib di muka umum.
Sebagaimana pengakuan seorang pengendara seusai terperangkap razia para santri, "Saya malu pak, ini lebih terasa dibandingkan ditilang", ujarnya sambil tersenyum.
Ikhsan (21) swasta salah satu yang terjaring razia karena tidak menggunakan Helm, merasa malu, dia kelabakan, bingung dan salah tingkah ketika puluhan santri bergantian berdakwah dan mendoakannya disaksikan puluhan saksi mata.
Pemandangan yang terlihat unik dimata publik ini, membuat saksi mata sempat terperanggah serta menarik perhatian masyarakat Bireuen yang melintas, rata-rata setelah mengetahui tujuan aksi tersebut masyarakat berlalu sembari terlihat sunggingan bibir mereka, namun sebagian dari saksi mata juga terlebih dahulu menyempatkan diri mengabadikan moment unik yang belum pernah berlaku di kabupaten Bireuen.
Kapolres Bireuen Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasatlantas Polres Bireuen Iptu Sandy Titah Nugraha,SIK disela-sela acara tersebut menyatakan, kalau kegiatan semacam ini merupakan kegiatan pertama di Indonesia, dimana dalam rangka hari santri Nasional, berkolaborasi dengan hari Operasi Zebra Rencong 2019, kami jajaran Satlantas Polres Bireuen berkolaborasi dengan dayah Mas Darrussa'adah, melakukan edukasi lalulintas secara masif.
Tujuannya menurut Kasat adalah supaya menimbulkan perasaan malu kepada pelanggar lalulintas, kemudian memberikan pendekatan secara islami, selain Kabupaten Bireuen khususnya sudah diberi label Kabupaten Kota Santri, demikian pula terhadap masyarakat aceh secara umum yang kental dengan syariat islam. Juga untuk tujuan memberikan panggung aktualisasi para santri dalam mengeksplore kemampuan diri dalam mensyi'arkan agama Islam didepan umum.
"Saya bangga dengan ratusan adik-adik santri pada sore hari ini yang bersemangat, mudah-mudahan pelanggar lalulintas segera jera dan masyarakat bireuen berubah menjadi lebih tertib dan maju" demikian ucap Kasatlantas Bireuen yang belum sampai dua bulan mengemban tugas di Mapolres Kabupaten Bireuen. (Roes -Brn)








