Puluhan Guru Asahan Pelatihan Program Pintar Tanoto Foundation

Kamis, 13/02/2020 - 00:49
Kadisdik Asahan Buka Pelatihan Pembelajaran Melalui Tanoto Foundation

Kadisdik Asahan Buka Pelatihan Pembelajaran Melalui Tanoto Foundation

Klikwarta.com, Asahan - Kepala Dinas Pendidikan Asahan Drs. Sofian Marpaung, M.Pd buka pelatihan pembelajaran bagi guru SD dan MI Kecamatan Kota Kisaran Barat melalui Tanoto Foundation yang diadakan di sekolah SD Negeri 013858, jalan Tusam Kelurahan Mekar Baru, Rabu (12/02/2020).

Kegiatan ini diikuti oleh 58 orang peserta yang meliputi 8 kepala sekolah, 48 orang guru dan 2 orang pengawas.

"Tanoto Foundation merupakan salah satu terobosan Bapak Bupati Asahan H. Surya, BSC dalam pengembangan peningkatkan mutu pendidikan", jelas Sofian.

Melalui program pintar ini, kata dia, para guru yang ikut serta dalam pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan pendidikan.

"Marilah kita serap dan ambil ilmu dari Tanoto Foundation pada pelatihan pembelajaran ini", pungkas Sofian.

8

Sementara Kordinator Tanoto Foundation Propinsi Sumatra Utara, Yusri Nasution mengucapkan terima kasih kepada para guru peserta pelatihan yang hadir mengikuti program.

"Program tanato foundation merupakan program berkelanjutan, yang memiliki 3 program ruang lingkup yaitu, program kesehatan, program medis dan program pintar", kata Yusri.

Dia berharap, melalui kegiatan ini, para peserta dapat mengenali unsur-unsur dan contoh pembelajaran aktif serta mampu mengidentifikasi contoh-contoh kegiatan pembelajaran untuk tiap unsur pembelajaran aktif, serta mampu membuat pertanyaan produktif, imajinatif, dan terbuka. Disamping itu, dapat memahami lembar kerja yang baik dan mampu merancang lembar kerja yang memuat pertanyaan.

Tambahnya, dalam pelatihan ini, juga diberikan pemahaman meliputi : 

- Mengenali cara memanfaatkan beragam sumber belajar yang tersedia di dalam dan/atau sekitar sekolah termasuk sudut baca

- Menyusun alternatif pengaturan tempat duduk siswa

- Memilih jenis pengelolaan siswa yang cocok dengan kegiatan pembelajaran

- Melakukan pemajangan karya siswa sehingga bermanfaat untuk sumber belajar

- Mengidentifikasi alasan pentingnya membaca

- Mempraktikkan membacakan cerita (SD/MI)

- Mempraktikkan membaca senyap (SD/MI)

- Mengidentifikasi cara-cara praktis untuk mengembangkan budaya baca di sekolah

- Merancang perangkat pembelajaran yang mengakomodasi unsur-unsur pembelajaran aktif (Mikir), pertanyaan/tugas (produktif, imajinatif, dan terbuka), pengelolaan lingkungan belajar yang efektif dan budaya baca.

- Mempraktikkan langkah-langkah pembelajaran tersebut dalam kelas

- Memiliki Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk menerapkan berbagai gagasan yang diperoleh dalam pelatihan.

(Pewarta : Ant Siregar)

Berita Terkait