Dansatgas TMMD ke-130 Ketuk Pintu Rumah Warga Yamboi, Serap Aspirasi dan Harapan

Kamis, 05/11/2026 - 06:39
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel Letkol Czi Sunandar Parius Sudarmono berdialog di rumah warga Yamboi, Kamis (5/11)

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel Letkol Czi Sunandar Parius Sudarmono berdialog di rumah warga Yamboi, Kamis (5/11)

Klikwarta.com, Manokwari Selatan - Tidak sekadar membangun jalan dan infrastruktur desa, kehadiran Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 1808/Mansel juga membawa pesan kepedulian dan kebersamaan bagi masyarakat Kampung Yamboi.

Di tengah kesibukan pelaksanaan pembangunan, Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD Ke-130, Letkol Czi Sunandar Parius Sudarmono, S.E., M.I.P., M.M., menyempatkan diri menyambangi rumah-rumah warga. Bukan untuk sekadar berkunjung, melainkan duduk bersama, menyapa, mendengarkan cerita, serta menyerap langsung aspirasi masyarakat.

Suasana penuh keakraban terlihat dalam kunjungan yang berlangsung di Kampung Yamboi, Kabupaten Manokwari Selatan, Kamis (5/11/2026). Tanpa sekat, Dansatgas berbaur dengan warga, menciptakan ruang percakapan sederhana yang sarat makna.

"Bagaimana kondisi keluarga? Apa yang masih menjadi kesulitan atau kebutuhan masyarakat di sini?"

Sapaan dan pertanyaan sederhana itu menjadi awal dialog antara Dansatgas dan warga. Satu per satu masyarakat menyampaikan kondisi lingkungan, kebutuhan, hingga harapan mereka terhadap pembangunan di kampung.

.

Bagi Letkol Czi Sunandar, mendengarkan langsung suara masyarakat merupakan bagian penting dari pengabdian. Sebab, keberhasilan TMMD tidak semata-mata diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran TNI mampu memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan rakyat.

"Kami hadir di sini bukan hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga ingin mengetahui secara langsung apa yang menjadi kesulitan masyarakat. Setiap masukan dan harapan warga tentu menjadi perhatian kami," ungkapnya.

Memasuki hari ke-23, pendekatan humanis tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Satgas TMMD dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Pembangunan bukan hanya tentang jalan yang terbuka, rumah yang diperbaiki, atau fasilitas umum yang dibangun, tetapi juga tentang tumbuhnya kepercayaan dan kebersamaan.

Percakapan sederhana itu menghadirkan suasana kekeluargaan. Warga merasa mendapat ruang untuk menyampaikan aspirasi, sementara personel Satgas memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.

Kunjungan dari rumah ke rumah tersebut sekaligus mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat. Tidak ada jarak antara komandan dan warga. Yang terbangun adalah komunikasi, kepedulian, serta semangat saling membantu.

Inilah wajah lain pelaksanaan TMMD. Di balik deru alat pembangunan dan aktivitas personel di lapangan, tersimpan cerita tentang kepedulian, ketulusan, dan kebersamaan yang tumbuh melalui pertemuan sederhana.

Melalui pendekatan humanis tersebut, Kodim 1808/Mansel berharap kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kuat. Sebab, membangun negeri tidak cukup hanya dengan mendirikan infrastruktur, tetapi juga harus dimulai dengan mendengarkan suara rakyat dan memahami kebutuhan mereka.

Semangat itu sejalan dengan tema TMMD Ke-130 Tahun Anggaran 2026, "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa."

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait