27 Raja, Ratu dan Sultan se-Nusantara Hadir di Rejang Lebong

Sabtu, 31/03/2018 - 07:33
ilustrasi (Net)

ilustrasi (Net)

Rejang Lebong, Klikwarta.com - Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama 27 raja, ratu dan sultan se-Nusantara hadir di Rejang Lebong dalam pertemuan nusantara bertajuk sambung rasa, Sabtu (31/3/2018).

Dalam pertemuan itu, hadir juga 10 anggota DPD RI sebagai narasumber. Even tersebut merupakan salah satu bagian dari ajang promosi wisata di Rejang Lebong sesuai dengan visi dan misi bupati setempat. Oleh karena itu, pusat even diletakkan di kawasan wisata alam Danau Mas Harus Bastari.

Berikut Raja, Ratu dan Sultan Nusantara Yang Hadiri Sambung Rasa Nasional di Curup,Tanggal 31 Maret – 1 April 2018 :

  1. Presiden Perdamaian Dunia, Djuyoto Suntani
  2. Shri Lalu Gde Pharma, eknas AKKI / Paradhya Lombok VIII
  3. Dymm Sri Sultan Suryo Alam
  4. Kandjeng Rhesi Herbayu, Yogyakarta
  5. Raja Laiwoi Kendari
  6. Raja Mekongga Sultra
  7. Sultan Sepuh XIV ( diwakili Sekjend Fskn Ym Bunda Yani Wage Sulistiowati)
  8. Dewan Pakar Fskn, Kolonel Munif Prasodjo
  9. Kerajaan Aceh, Nassir Jacob Raja
  10. 10 Princess Martha, Kesultanan Asahan
  11.  Raden Ajeng Tengku Fevrina, Kesultanan Indragiri Riau
  12. Sultan Purnama Agung, Ferizal Ridwan, 50 kota
  13. Mamanda Raja Bungo Setangkai
  14. Yudilfan Habib Dt. Monti Raja Dihulu
  15. Maradona Dt. Ompang Raja Salareh
  16. Kerajaan Sihondop Tapsel
  17. Ambo Dalle, Raja Sidrap Sulawesi Selatan.
  18. YM M Herlansyah SH, MM (Bermani Jurukalang), kerajaan Renah Sekelawi Mangku Rajo Lebong.
  19. YM Azwar S Kamidan Singajaya II Kerajaan Muara Bangkahulu Benteng.
  20. YM Rajomudo Jhon Kerajaan Gunung Bungkuk
  21. YM Adipatih Nan Bungkuk,Kerajaan Bungkuk Hulu
  22. YM Wanhar, Depati Serindung Alam Gumay. Kerajaan Gumay Lembak.
  23. YM Hulubalang Hen, Kerajaan Talo Seluma.
  24. Kerajaan Bone Sulsel YM Syafril M.Pd Daeng Patimbang
  25. Gom Simorangkir, pemangku adat Batak
  26. Pangeran Haqadirauf, Bangsawan Muda Indonesia
  27. Kanjeng Raden Subandrio, Kerajaan Majapahit

(BT/LJ)

Berita Terkait