Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Seluma Gelar Pengajian Rutin Bulanan di Seluma Utara
Klikwarta.com, Seluma - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Seluma menggelar Pengajian Rutin Bulanan di Masjid AL- IKHLAS Kelurahan Puguk, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, Sabtu (28/03/2021).
Acara yang dimulai sekitar Pukul 14:30 Wib tersebut dihadiri Oleh Ketua, Wakil Ketua, Sekertaris dan Bendahara PDPM Kabupaten Seluma, serta seluruh Pengurus dan Anggota Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Seluma Utara.
Saat di konfirmasi awak media usai acara berlangsung, Ketua PDPM Kabupaten Seluma, Dr Andri Adi Simbiolon menerangkan motivasi dan tujuan diselenggarakannya Pengajian Rutin Bulanan tersebut adalah selain sebagai wahana silaturahmi umat, juga untuk mempererat tali persaudaraan keluarga besar Pemuda Muhammadiyah se- kabupaten Seluma.
"Kegiatan Pengajian semacam ini rutin kami laksanakan setiap bulan secara bergilir di 14 Kecamatan se-Kabuapten Seluma guna mempererat tali persaudaraan keluarga besar Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Seluma", terang Andri.
"Selain Pengajian Rutin Bulanan dan Dak'wah islam, kami juga menjalankan beberapa program kegiatan lainnya seperti, Bakti Sosial, Penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, Kegiatan Kewirausahaan, melakukan pelatihan-pelatihan keterampilan yang bertujuan untuk membangun potensi sumber daya manusia bagi Pemuda Seluma, Kaderisasi dan masih banyak yang lain, termasuk kami juga memiliki club Sepak Bola yang bernama PSPM Seluma", tambah Andri
Lanjut Ketua PDPM Kabupaten Seluma, pihaknya juga berperan aktif dalam merespon dan menyikapi isu-isu baik lokal maupun skala Nasional yang berkembang di Masyarakat, salah satunya terkait dengan insiden bom bunuh diri yang terjadi di salah satu Gereja di Kota Makasar.
"Kami atas nama Pengurus dan anggota Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Seluma beserta Pengurus dan Anggota Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah se-Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu mengutuk aksi bom bunuh diri yang terjadi di Geraja Katedral Makasar, aksi tersebut merupakan tindakan yang tidak berprikemanusiaan", tegas Andri.
(Pewarta : Wiwik Hadi)








