Sekolah Diserang Lemparan Batu, Satu Siswa SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar Terluka

Kamis, 08/09/2022 - 19:07
 Aparat kepolisian  memberikan pembinaan kepada para siswa, usai peristiwa pelemparan batu di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, Kamis (8/9/2022).

Aparat kepolisian memberikan pembinaan kepada para siswa, usai peristiwa pelemparan batu di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, Kamis (8/9/2022).

Klikwarta.com, Karanganyar - Aksi penyerangan dengan pelemparan batu ke dalam komplek SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, terjadi pada Kamis (8/9/2022), sekira pukul 10.30 WIB.

Terkait kejadian itu, Ps Kasubsi Penmas Humas Polres Karanganyar Bripka Sakti mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Danang Kuswoyo, menjelaskan, penyerangan itu diduga dilakukan oleh rombongan konvoi puluhan siswa dari salah satu SMK swasta lain di Karanganyar.

"Dengan berkonvoi, rombongan penyerang berjumlah sekira 50 orang. Polsek Karanganyar Kota segera berkoordinasi dengan Polres Karanganyar dan segera menerjunkan puluhan anggota Dalmas dan Raimas yang juga melibatkan anggota Koramil setempat, untuk mencegah terjadinya tawuran atau gesekan yang lebih besar," ungkap Sakti kepada wartawan.

Atas kejadian tersebut, satu siswa SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar kelas XII bernama Semata Wayang, mengalami luka pada bagian kepala akibat terkena lemparan batu, hingga harus mendapatkan perawatan medis. Lemparan batu, juga mengenai sebuah mobil yang sedang terpakir di depan sekolah.

Petugas kepolisian yang kemudian tiba di lokasi kejadian, segera mengkondisikan situasi hingga rombongan penyerang itu pun akhirnya membubarkan diri.

Berdasarkan pendalaman yang dilakukan petugas di lapangan, kata Sakti, aksi penyerangan itu dipicu karena adanya saling ejek antara seorang siswa dari SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar dengan salah satu alumni SMK swasta dari sekolah lain melalui aplikasi perpesanan WhatsApp.

"Dari saling ejek tersebut, salah satu alumni dari SMK swasta yang bersinggungan meng-capture percakapan tersebut dan kemudian dijadikan story atau status WhatsApp. Setelah dijadikan status WhatsApp, salah satu teman dari alumni tersebut membagikan ke grup sekolahnya, sehingga terjadi kesalahpahaman yang berujung pada aksi penyerangan dan pelemparan batu ke SMK Muhammadiyah 3  Karanganyar," paparnya. 

Untuk menghindari aksi lanjutan maupun serangan balasan, polisi melakukan pengamanan di dua lokasi sekolah tersebut. Kepolisian juga memanggil dua orang yang disebut menjadi pemicu atas kejadian tersebut.

"Terhadap keduanya, kami berikan pembinaan agar kejadian berbahaya itu tidak sampai terulang lagi. Mediasi telah dilakukan di Polsek Karanganyar. Polisi juga sudah memanggil orang tua dari siswa maupun alumni  bersangkutan yang memicu kejadian tersebut. Polres Karanganyar juga akan melakukan penyuluhan di dua sekolah yang bersangkutan terkait kejadian ini," pungkasnya.

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Berita Terkait